Buwas jadi bos baru Bulog

Jum'at, 27 April 2018 | 15:54 WIB ET
Budi Waseso
Budi Waseso

JAKARTA, kabarbisnis.com: Untuk mempercepat akselerasi program-program pemerintah dan memperkuat ketahanan pangan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menetapkan susunan Direksi baru di Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum BULOG) pada Jumat (27/04/2018).

Keputusan ini ditetapkan dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-115/MBU/04/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Umum (Perum) BULOG.

Komisaris Jenderal (Purn) Budi Waseso diangkat menjadi Direktur Utama BULOG menggantikan Djarot Kusumayakti dan Triyana diangkat menjadi Direktur Keuangan menggantikan Pardiman. Budi Waseso, yang akrab disapa Buwas, adalah mantan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kementerian BUMN juga menetapkan Teten Masduki sebagai Ketua Dewan Pengawas BULOG menggantikan Sudar Sastro Atmojo. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-116/MBU/04/2018.

Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN, Wahyu Kuncoro mengatakan, perombakan direksi di Perum Bulog merupakan salah satu bentuk penyegaran manajemen perusahaan untuk memperkuat perannya sebagai stabilisator harga pangan serta bahan pokok lainnya di luar beras dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional.

"Ini sebuah bentuk penyegaran dalam manajemen perusahaan. Pemerintah terus mendorong agar Perum Bulog Sebagai perusahaan yang mengemban tugas dari pemerintah dapat menjalankan perannya untuk menjaga Harga Dasar Pembelian gabah petani, stabilisasi harga khususnya harga pokok, penyaluran program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra), pengelolaan stok pangan serta bahan pangan lainnya di luar beras," katanya.

Berdasarkan keputusan Menteri BUMN Nomor: SK- 115/MBU/04/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Umum (Perum) BULOG ditetapkan sebagai berikut:

Memberhentikan dengan hormat:

1. Djarot Kusumayakti

2. Pardiman

Mengangkat:

1. Komisaris Jenderal (Purn) Budi Waseso sebagai Direktur Utama 

2. Triyana sebagai Direktur Keuangan

Adapun Direksi yang tidak mengalami perubahan yaitu:

1. Karyawan Gunarso sebagai Direktur Operasional dan Pelayanan Publik

2. Imam Subowo sebagai Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri

3. Tri Wahyudi Saleh sebagai Direktur Komersil

4. Febriyanto sebagai Direktur SDM & Umum

5. Andrianto Wahyu Adi sebagai Direktur Pengadaan. kbc4

Bagikan artikel ini: