Bidik generasi milenial, Samsung Galaxy A6 dan A6+ resmi meluncur

Senin, 07 Mei 2018 | 22:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) akhirnya secara resmi meluncurkan smartphone kategori menengah seri Samsung Galaxy A6 dan A6+. Handphone ini diklaim bisa menjawab kebutuhan generasi milenial.

"Hari ini, Samsung Galaxy A6 dan A6+ hadir tidak hanya memperkuat kepemimpinan kami sebagai smartphone leader, namun juga menjadi perangkat setia yang memahami gaya hidup millenials yang aktif melakukan hal baru, menciptakan pengalaman tanpa batas baik untuk mobile experience maupun pengalaman seru yang sesuai dengan karakter mereka," ujar Presiden SEIN, Jae Hoon Kwon, dalam acara peluncuran di Bali, Senin (7/5/2018).

Samsung Galaxy A6 dan Galaxy A6+ mengandalkan pada beragam fitur audio visual. Pada seri Galaxy A6+, Samsung membenamkan dua kamera di bagian belakang dengan resolusi 16 Mega Piksel dan 5 Mega Piksel dengan apperture 1.7 dan 1.9. Dua kamera tersebut diklaim bisa menghasilkan gambat yang memuaskan, terutama di kondisi pencahayaan yang kurang mendukung seperti pada malam hari atau di dalam ruangan. Tak hanya itu, terdapat juga fitur live focus seperti pada seri premium misalnya, Samsung Galaxy Note8. Fitur ini membuat anda bisa mendapatkan efek bokeh pada foto yang anda ambil.

Sayangnya pada seri Galaxy A6 hanya terdapat satu kamera dengan resolusi 16 MP dan apperture 1.7.

Untuk kamera depan juga terdapat perbedaan. Samsung membenamkan kamera depan dengan resolusi 24 MP dan apperture 1.9 untuk Galaxy A6+ sementara Galaxy A6 hanya 16 MP dan apperture 1.9.

“Yang paling menarik dari fitur Dual Camera Galaxy A6+ adalah kita bisa mengambil objek foto dan mengatur tingkat bokeh sesuai dengan yang kita inginkan. Selain itu kamera pada Galaxy A6+ juga memungkinkan kita untuk bisa memilih mode otomatis atau manual,” kata fotografer Bill Satya.

Tak hanya di bidang visual, di bidang audio Samsung Galaxy A6 dan A6+ juga mendapatkan peningkatan dibanding seri Samsung Galaxy A5. Menggunakan speaker dari Hrman Kardon dan fitur Dolby Atmos, keduanya diklaim bisa memberikan kualitas suara yang lebih jernih.

"Tidak hanya basnya yang bagus, tetapi detail-detail suara lainnya juga terdengar. Kualitas suaranya lebih jujur," ujar Disc Jockey Dipha Barus yang juga hadir memeriahkan acara peluncuran tersebut.

Samsung Galaxy A6 dibekali dengan otak atau prosesor Octa Core 1.6 Gigahertz dengan RAM 3 Gigabita sementara  A6+ dilengkapi dengan prosesor berkemampuan lebih tinggi yaitu Octa Core 1.8 Ghz dan RAM 4 GB. Kedua smarphone ini dibekali dengan penyimpanan internal 32 GB dan penyimpanan eksternal yang mencapai hingga 256 GB untuk A6 dan 400 GB untuk A6+. Keduanya sudah ditanam dengan sistem operasi Android 8.0 Oreo.

" Dengan kapasitas penyimpanan sebanyak itu kalau anda travelling tidak takut lagi kehabisan memori," Ujar IM Marketing Director SEIN, Joe Semidang.

Untuk baterai, A6 dibekali dengan baterai berkapasitas 3.000 mAh, sedangkan A6+ ditunjang dengan baterai berkapasitas 3.500 mAh.  

Galaxy A6 mengusung layar 5,6 inci super AMOLED, lebih kecil dari Samsung Galaxy A6+ yang berukuran 6 inci. Fitur tambahan untuk kedua smartphone ini ada Bixby Vision, dan face recognition.

Samsung membanderol Samsung Galaxy A6 di harga Rp3.700.000, sedangkan Samsung Galaxy A6+ akan dipasarkan di harga Rp4.899.000. Keduanya akan mulai beredar di pasaran pada 3 Juni 2018. kbc10

Bagikan artikel ini: