Rupiah terus melemah, Menteri PPN pede investasi tetap bergairah

Selasa, 08 Mei 2018 | 17:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menilai bahwa pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), yang menyentuh Rp14.000 per USD pada perdagangan hari ini tidak akan mengurangi investasi Indonesia.

Lantaran investasi yang ada di Indonesia, kata dia, tidak berdenominasi dolar AS, sehingga tidak akan menurunkan target investasi yang dicanangkan pemerintah.

"Tidak berpengaruh. Karena investasi itu tidak berbentuk dolar AS. Tapi kita harus perlu memperbanyak arus investasi untuk menambah suplai dolar dan bisa memperkuat rupiah," ujar Bambang di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Menurutnya pelemahan rupiah bukan sesuatu yang berbahaya bagi perekonomian Indonesia. Asalkan dapat menarik arus uang dengan meningkatkan investasi di sektor riil.

"Ya itu tergantung kestabilan dunia. Jadi kita harus menarik datangnya investasi, baik dari sektor rill maupun portofolio," katanya.

Kemarin, Badan Pusat Statistik merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,06% pada kuartal I 2018. Hasil ini belum cukup untuk menarik pelaku pasar terhadap rupiah, karena di bawah ekspektasi. Mata uang NKRI pada perdagangan Senin (7/5/2018) di tutup tembus ke level Rp14.001 per USD, level terburuk sejak Desember 2015. kbc10

Bagikan artikel ini: