Pupuk Kaltim telah salurkan 36% dari alokasi Urea subsidi

Kamis, 10 Mei 2018 | 15:18 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus berupaya menjaga stok dan distribusi penyaluran pupuk bersubsidi di sejumlah daerah di Indonesia.

Superintendent Pemasaran Jatim 2 Departemen Pemasaran P50 1 Pupuk Kaltim, Sugiyono Masheri mengatakan, untuk menjaga stok aman yang telah ditentukan oleh SK Mentan, pengadaan pupuk bersubsidi selain dari pusat produksi di Bontang, Kaltim juga akan dipasok dari beberapa Distribution Center (DC) yang tersebar di Surabaya, Banyuwangi dan Makassar.

“Proses pendistribusian pupuk bersubsidi dilakukan menggunakan distribusi pupuk bersubsidi secara tertutup dengan sistem distribusi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), sehingga untuk memperoieh pupuk petani diwajibkan menyusun RDKK,” jelas Sugiyono, melalui siaran pers, Kamis (10/5/2018).

Staf Pelayanan dan Komunikasi Produk Pupuk Kaltim Ajang Christrianto menambahkan, kegiatan antisipatif lainnya yang terus dilakukan Pupuk Kaltim yaitu dengan meningkatkan sistem monitoring stok dengan penggunaan aplikasi Distribution Planning Control System (DPCS). Selain itu, Pupuk Kaltim juga menyediakan jaringan bebas puisa untuk petani, kios resmi dan distributor yang ingin menyampaikan keluhan dan saran guna meminimaliisir adanya permasalahan yang timbui terkait penyaluran pupuk bersubsidi.

PT Pupuk Kaiimantan Timur (Pupuk Kaltim) sebagai anak Perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan 536.758 ton Urea subsidi atau 36% dari aiokasi SK Mentan dan 69.187 ton NPK subsidi atau 42% dari aiokasi SK Mentan sampai dengan 7 Mei 2018. kbc4

Bagikan artikel ini: