Permintaan meningkat, perbankan pacu penyaluran KTA

Selasa, 22 Mei 2018 | 08:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kalangan perbankan berlomba-lomba memacu penyaluran kredit tanpa agunan (KTA) pada momen Ramadan dan Lebaran ini. Maklum, pada momen ini biasanya konsumsi dan kebutuhan di masyarakat cenderung meningkat.

EVP Konsumer Loan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Sutadi menjelaskan, selama dua bulan ini di momen Ramadan dan Lebaran KTA BRI pastinya akan meningkat tajam. Bila dibandingkan dengan bulan lalu kenaikannya bisa dua kali lipat.

“Ini didukung dengan program menarik kita di bulan Ramadhan khususnya dengan bunga yang menarik karena kredit ini untuk mayoritas nasabah salary based atau payroll,” jelas Sutadi di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Menurutnya segmen yang disasar BRI untuk KTA adalah nasabah payroll mereka khususnya aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, serta BUMN.

Secara tahunan pihaknya menargetkan pertumbuhan KTA mencapai 15%. Hingga kuartal I pertumbuhan KTA sudah sejalan dengan rencana yakni telah tumbuh 15,8% menjadi Rp 94,0 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 81,2 triliun.

Di kuartal II ini, pihaknya memproyeksikan dapat tumbuh di atas 15% dikarenakan ada momen ini. KTA mendominasi kredit konsumer BRI sebesar 77,30%. Untuk berbasis payroll sendiri sekitar 85%, sisanya adalah non-payroll.

Senada, PT Bank Mandiri Tbk juga yakin, di momen Ramadan dan Lebaran ini, KTA mereka akan tumbuh signifikan. Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas menjelaskan, KTA akan terdorong dengan adanya momen ini.

“TNI Polri serta ASN menjadi segmen yang dibidik Mandiri. Terutama nasabah payroll karena akan memudahkan nasabah,” jelas Rohan.

Segmen utama yang dibidik adalah nasabah payroll.

Sekadar informasi, hingga kuartal I 2018, kredit serba guna mikro (KSM) Mandiri tumbuh hingga 34,5% yoy menjadi Rp 51,8 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 38,5 triliun. kbc10

Bagikan artikel ini: