THR PNS tahun ini akan lebih besar, Menkeu: Presiden yang umumkan

Selasa, 22 Mei 2018 | 22:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Keuangan  (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan rencana pemerintah memberikan tunjangan hari raya atau THR bagi pegawai negeri sipil atau PNS akan diumumkan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Nanti (soal tunjangan red ) Aparatur Sipil Negara, Presiden yang mengumumkan ya," kata Sri Mulyani di Jakarta, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Kendati belum diketahui kapan waktu tepatnya, rencananya, THR tahun ini akan lebih besar daripada tahun sebelumnya.Adapun alokasi anggaran untuk keduanya tahun ini diperkirakan lebih besar daripada tahun lalu.Sebab pada tahun ini  pemerintah bukan hanya memasukan komponen gaji pokok, melainkan juga tunjangan kinerja dan tunjangan keluarga.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri  menandatangani Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pembayaran THR Keagamaan Tahun 2018 yang ditujukan kepada para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Indonesia.Hingga kini memang realisasi pencairan THR bagi PNS belum ada kepastian dan masih menunggu payung hukumnya ditandatangani Presiden Jokowi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Asman Abnur mengatakan pemberian THR kepada PNS masih disiapkan Rancangan Peraturan Pemerintahnya (RPP). Namun ia berjanji, paling cepat THR akan diberikan di akhir bulan Mei 2018."RPP masih disiapkan. Secepatnya, akhir bulan ini atau paling lambat awal bulan depan bisa cair," kata Asman.

Sebagai informasi saja kebijakan penyaluran THR dilakukan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, atau tepatnya pada 2016 silam sebagai pengganti tidak adanya kenaikan gaji pokok. Pada tahun 2016 lalu, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp 17,9 triliun untuk penyaluran THR dan gaji ke-13 seluruh hak abdi negara. Dari alokasi tersebut, sekitar Rp 6 triliun dana dipergunakan untuk mengucurkan THR di dua minggu sebelum Lebaran.

Namun pada 2017, alokasi penyaluran THR dan gaji ke-13 membengkak. Pemerintah pada periode tersebut mengalokasikan dana sekitar Rp 23 triliun, atau jauh lebih tinggi dibandingkan alokasi tahun lalu. Untuk penyaluran THR, dana yang dikucurkan sektiar Rp 6,8 triliun.

Sementara pada tahun ini, pemerintah kembali memperkirakan adanya pembengkakan alokasi anggaran THR. Alasannya, penyaluran THR bagi para ASN pada tahun ini nilainya akan jauh lebih besar, karena adanya penambahan komponen.kbc11

Bagikan artikel ini: