Jualan di Lazada bisa dapatkan analasis bisnis

Rabu, 23 Mei 2018 | 13:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Lazada, perusahaan e-commerce atau belanja online, menghadirkan fitur analisis bisnis bagi para penjual yang terdaftar di situsnya. Fitur ini menunjukkan performa serta tren penjualan kepada pengguna yang membuka toko di sana.

Diharapkan penjual bisa terbantu dalam memonitor penjualan serta membuat keputusan terkait bisnis mereka di masa mendatang.

"Analisis bisnis pada bisnis tradisional (offline) sering pakai buku catatan. Kita bantu seller untuk melihat apa yang diinginkan customer," kata Head of Mobile Lazada Indonesia, Haikal Bekti Anggoro di kantornya di Capital Place, Jakarta Selatan, Selasa (22/5/2018).

"Ini menggaet seller untuk membuat bussiness decision, agar tidak meraba-raba saat menjual produk," imbuhnya.

Selain fitur analasis bisnis, Lazada juga menyediakan fitur pembuatan toko. Penjual bisa menentukan logo, header, promo dan koleksi terbaru, video sampai kategori. Tampilan itu bisa dibuat sesuai keinginan penjual sendiri.

"Jadi mereka bisa mendekorasi tokonya agar cantik dan enak dilihat. Ini berpengaruh terhadap lamanya customer tinggal di toko mereka," ujar Haikal.

Fitur analsis bisnis dan pembuatan toko dihadirkan Lazada, disamping pelatihan offline dan online bagi para seller untuk mendorong penjualan mereka.

"Ini adalah bentuk komitmen Lazada untuk mengembangkan kapasitas seller agar dapat melayani dan beradaptasi kepada perubahan perilaku konsumen, terlebih lagi saat bulan Ramadan," terangnya. kbc10

Bagikan artikel ini: