Telkom klaim kembangkan 111 startup bervaluasi US$63 juta

Kamis, 24 Mei 2018 | 10:37 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom mengklaim berhasil mengembangkan 111 usaha rintisan (startup) dengan nilai valuasi mencapai sekitar US$63 juta sejak tiga tahun terakhir.

"Sampai hari ini, dari 18 ribu yang kami didik, ada 111 'startup' yang ada di pasar. Dari keseluruhan itu, kami valuasi 'market cap' (kapitalisasi pasar) mereka mencapai 63 juta dolar AS," kata Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana, di Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Perusahaan rintisan yang dibina dan dididik perusahaan pelat merah itu, telah menampung 18 ribu anak muda dari seluruh Indonesia untuk dikembangkan mendukung potensi industri kreatif digital melalui Program Indigo Creative Nation.

Startup yang sukses itu, Choiriana menyebutkan, 90 persennya merupakan "startup" aktif. Dari jumlah itu, 75 persen dibiayai oleh perusahaan modal ventura Telkom yakni Telkom MDI (Metra Digital Inovasi).

"Kami yakin ini akan terus bisa meningkat. Kami coba akselerasi dari 'talent-talent' yang luar biasa tadi," ujarnya.

Choiriana menjelaskan pengembangan usaha rintisan dari perusahaan telekomunikasi nasional itu terbukti mampu mendorong tingkat keberhasilan "startup" untuk sukses hingga 53 persen.

"'Startup' hasil inkubasi kami keberhasilannya lebih dari 53 persen. Padahal rata-rata keberhasilan 'startup' hanyalah 20 persen. Makanya kami adalah tempat inkubasi terbaik di Indonesia," katanya.

Ia berharap ke depan akan ada lebih banyak generasi muda, terutama yang ingin berkarir di bidang penuh inovasi, untuk bisa memberikan kontribusi melalui Telkom.

Indigo Creative Nation diharapkan dapat terus mendorong kolaborasi dalam pembangunan ekosistem digital di Indonesia, sehingga terus menjadikan wadah tumbuh kembang "startup" digital indonesia yang kuat dan berkelanjutan.

"Kami harapkan target 'big number' (besar), karena ini untuk anak-anak muda luar biasa," katanya.

Indigo Creative Nation diklaim sebagai inkubator besutan Telkom yang memiliki akses pasar terluas, antara lain target 3 juta pelanggan Indihome, lebih dari 150 juta pengguna Telkomsel, hingga pelanggan segmen usaha kecil menengah dan korporasi serta pelanggan Telkom Internasional (Telin) pada 10 negara di dunia. kbc10

Bagikan artikel ini: