Izin terhambat, KTM tunda operasional pabrik di Gresik

Jum'at, 25 Mei 2018 | 11:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pabrik perakitan sepeda motor KTM di Indonesia dijadwalkan beroperasi 2018. Namun, karena ada kendala soal perizinan, menjadi mundur ke tahun depan.

Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh Kristianto Goenadi, President Director PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) di stan KTM Jakarta Fair Kemayoran 2018. "Kalau dikejar untuk selesai tahun ini tidak mungkin sekali. Jadi kami pastikan mulai tahun depan," kata Kristianto, Rabu (23/5/2018) malam.

Model yang diproduksi di pabrik yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur itu semua model seperti Duke 200, Duke 250, RC 200 dan RC 250. Sementara Duke 390 atau RC 390 masih diimpor utuh dari India.

"Jadi hanya fokus kepada 200 dan 250 saja, dan kapasitas terpasang kita per bulan sekitar 600-800 unit dengan satu shift dan masih bisa ditambah hingga dua kali lipat," ujar dia.

Pabrik yang berdiri di atas lahan 15.000 meter persegi, dengan kapasitas produksi mencapai 20.000 unit per tahun itu hanya untuk memenuhi pasar domestik saja.

"Kalau untuk ekspor tidak, karena regulasi KTM untuk masing-masinig negara sudah punya pabrik perakitan termasuk nanti di Indonesia ini," kata Kristianto. kbc10

Bagikan artikel ini: