Pertamina prediksi konsumsi elpiji melonjak 17 persen saat Lebaran

Senin, 28 Mei 2018 | 09:00 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Memasuki pekan kedua Ramadan, konsumsi elpiji menunjukkan peningkatan sekitar lima persen dari rata-rata konsumsi normal. Hal ini disebabkan karena aktivitas masyarakat selama Ramadan khususnya aktivitas rumah tangga yang menggunakan elpiji.

Pertamina sendiri telah mengantisipasi peningkatan konsumsi elpiji selama Ramadan hingga mudik Idul Fitri dengan menambah pasokan sejak awal Ramadan. Diprediksi konsumsi elpiji meningkat dari rata-rata 23.124 metrik ton per hari menjadi 24.113 metrik ton per hari selama masa Ramadhan dan Idul Fitri nanti. Puncak permintaan elpiji akan terjadi pada sehari menjelang Idul Fitri hingga 17 persen dari rata-rata 23.124 metrik ton per hari menjadi 27.000 metrik ton per hari.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menyatakan, untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi elpiji, Pertamina telah meningkatkan stok elpiji di setiap depot. Saat ini secara nasional, stok elpiji mencapai 363.042 metrik ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan elpiji selama 17,6 hari. Stok elpiji tersebut aman di atas standar stok nasional yang ditetapkan yakni 11 hari.

Lebih lanjut Adiatma menyatakan, khusus untuk distribusi elpiji, Pertamina telah menyiagakan 3.094 agen LPG PSO dan Non PSO, serta 31.612 pangkalan LPG PSO di seluruh Indonesia. "Kita juga akan menyiagakan 49 SPPBE Kantong di Pulau Jawa untuk memastikan kelancaran suplai elpiji selama arus mudik," ujar Adiatma. kbc10

Bagikan artikel ini: