Permintaan membludak, Mitsubishi naikkan produksi Xpander jadi 10.000 unit per bulan

Kamis, 31 Mei 2018 | 10:17 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bakal menaikkan kapasitas produksi Xpander menjadi 10.000 unit mulai bulan depan. Perusahaan melipatgandakan target produksi awal karena permintaan domestik dan luar negeri.

Presiden Direktur MMKSI Kyoya Kondo mengatakan, sebanyak 80% dari total produksi tersebut akan memenuhi permintaan domestik. Sebanyak 20% sisanya untuk mengisi pasar ekspor.

"Pengiriman ekspor pertama ke Filipina sudah sampai pekan lalu," katanya di Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Mitsubishi Motors Phillipines Corporation (MMPC) menilai Xpander akan berkontribusi singifikan terhadap pertumbuhan penjualan perusahaan. Mitsubishi mengatakan lebih dari 3.800 pemesanan Xpander telah diterima hingga akhir April 2018. “Kami yakin model ini akan sangat sukses,” kata President Director MMPC Mutsuhiro Oshikir

Oshikir berharap mobil kecil serbaguna (LMPV) tersebut bisa menorehkan kesuksesan serupa seperti di Indonesia. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Xpander telah menjadi mobil terlaris di Tanah Air.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) secara resmi melalukan ekspor perdana Xpander akhir bulan lalu. Sebanyak 400 unit dikirim ke Filipina dari Indonesia Kendaraan Terminal, kompleks Pelabuhan Tanjung Priok.

Selanjutnya destinasi ekspor akan bertambah ke negara Asia Tenggara lainnya serta Timur Tengah, Amerika Selatan, dan Afrika.

Presiden Direktur MMKI Takao Kato mengatakan Filipina berkontribusi terbesar terhadap volume ekspor perusahaan. Di negara tersebut, animo masyarakat terbilang tinggi. “Di sana [Filipina] permintaan cukup tinggi. Mobil belum ada, tetapi 3.000 unit sudah dipesan,” kata Kato.

Chief Executive Mitsubishi Motors Osamu Masuko mengatakan kegiatan ini menjadi tonggak pertama Indonesia menjadi basis produksi perusahaan. Lebih jauh lagi, akan menguatkan pondasi Mitsubishi di Asean.

“Kami baru mulai di sini. Indonesia akan jadi yang kedua terbesar setelah Thailand di luar Jepang,” kata Masuko.

Sepanjang tahun ini hingga April, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memasok 29.069 unit Xpander ke diler. Jumlah tersebut membuat mobil ini menguasai 31% segmen LMPV, sekaligus mengalahkan juara bertahan Toyota Avanza.

Selanjutnya soal ekspor, Kato mengatakan pengapalan Xpander hingga tahun fiskal 2018 akan menyumbang lebih dari Rp6 triliun terhadap neraca dagang otomotif. Angka itu didapat dari perhitungan harga Xpander sekitar Rp200 juta. kbc10

Bagikan artikel ini: