Asian Games 2018 belum digelar, merchandise palsu sudah dijual di pasar

Kamis, 31 Mei 2018 | 11:34 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Meski ajang Asian Games 2018 belum digelar, namun di pasar banyak bermunculan produk-produk merchandise bernuansa Asian Games 2018.

Direktur Merchandise Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Mochtar Sarman mengakui bahwa panitia sudah melihat langsung temuan tersebut. "Kami dapat laporan mulai banyak barang palsu," ujar Mochtar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Barang-barang palsu tersebut mencantumkan logo Asian Games 2018 serta menonjolkan karakter maskot resmi ajang tersebut, yakni Binbin, Atung, dan Kaka.

Meski begitu, kata Mochtar, panitia tak lantas menuntut atau membawa ke jalur hukum para pembuat barang-barang tersebut. Pendekatan dialogis masih menjadi pilihan pertama.

"Perusahaan tersebut kami ajak dialog, kami kontak, ajak diskusi. Malah kalau bisa (kami) jadikan lisensi daripada (mereka) kucing-kucingan buat barang palsu," kata Mochtar.

Namun, lanjut Mochtar, jika upaya dialog tak mempan maka bagian keamanan Asian Games yang akan mengambil tindakan. Menurut dia, sejauh ini belum ada pembuat produk palsu itu yang "ngeyel". "Selama ini masih kooperatif. Ajak dialog dulu lah," kata dia.

Di samping itu, Mochtar meyakini masyarakat Indonesia sudah cerdas untuk memilih barang yang asli. Penggemar Asian Games 2018 diyakini tak akan membeli produk abal-abal dari toko tidak resmi. "Brand Asian Games dilindungi hak cipta. Harus kita jaga jangan sampai disalahgunakan," kata Mochtar. kbc10

Bagikan artikel ini: