DPR minta Kementan, Kemendag dan Tim Satgas Pangan pantau permainan harga agen

Kamis, 31 Mei 2018 | 23:43 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat RI Viva Yoga Mauladi mengimbau pemerintah agar terus memantau permainan agen komoditas pangan di pasar.

Imbauan ini diutarakan setelah rombongan Komisi IV DPR RI melakukan pantauan pergerakan harga komoditas pangan di pasar Wonokromo Surabaya pada Kamis (31/5/2018). Selain DPR RI, sidak juga dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perikanan dan Perum Bulog Divre Jatim.

Dalam pantauannya, politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini menemukan adanya permainan harga yang terjadi pada komoditas pangan, utamanya bawang putih. Akibat seretnya pasokan, harga bawang putih menjadi fluktuatif dan mengalami kenaikan. Bahkan dalam sehari kenaikan harga bisa terjadi hingga tiga kali.

“Kami mengimbau Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Satgas pangan agar melakukan monitoring dan evaluasi pasokan agar tidak tersendat. Kami juga meminta pemerintah untuk melakukan pengecekan permainan agen. Jangan smapai mereka dengan seenaknya menaikkan harga yang bisa menyengsarakan konsumen,” ujar Yoga.

Hermin, salah satu pedagang bahan pangan di pasar Wonokromo mengatakan sejak diberlakukan kuota impor, harga bawang putih cenderung fluktuatif. Bahkan beberapa hari yang lalu,  harga bawang putih sempat menyentuh Rp 50 ribu per kilogram. Padahal saat kondisi normal, harga bawang putih hanya sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 23 per kilogram.

“Tadi pagi harga dari agen masih Rp 18 ribu per kg, siang tadi naik menjadi Rp 20 ribu.  Sekarang naik lagi menjadi Rp 22 ribu dan saya menjualnya dengan harga Rp 28 ribu per kilogram. Sehari bisa terjadi kenaikan harga berkali-kali,” terang Hermin.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging ayam broiler. Menurut Fauzan, salah satu pedagang daging ayam di pasar Wonokromo, bahwa kenaikan harga daging ayam broiler ini terjadi sebelum awal puasa.kbc6

Bagikan artikel ini: