Produk pertanian organik RI diminati pasar AS

Minggu, 03 Juni 2018 | 22:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengaku puas dengan capaian transaksi perdagangan pada ajang pameran National Restaurant Association (NRA) di Chicago, Amerika Serikat (AS) pada 19-22 Mei 2018 lalu khususnya untuk produk pertanian organik. Selama empat hari pameran transaksi produk pertanian organik yang dibukukan lebih dari US$3,3 juta.

Kepala Indonesian Trade Promotion Center ( ITPC ) Chicago Billy Anugrah mengatakan produk-produk Indonesia yang paling diminati buyer AS adalah gula kelapa dan krim kelapa. Beberapa pembeli juga sudah menjadwalkan penandatanganan kontrak pembelian gula kelapa setelah pameran ini.          

Salah satunya perusahaan importir AS, Elong Ling Savor Imports, dengan nilai kontrak lebih dari US$ 1 juta. Nilai kontrak ini turut berkontribusi terhadap nilai potensi transaksi produk Indonesia dalam pameran.

"Total potensi transaksi yang dihasilkan selama pameran mencapai lebih dari US$ 3,3 juta, berasal dari 30 potensi transaksi lebih. Paviliun Indonesia juga dikunjungi lebih dari 100 buyer potensial, terdiri atas berbagai perusahaan besar di sektor hotel, restoran, dan katering (horeka)," kata Billy dalam keterangan persnya, Minggu (2/6/2018).

Data Departemen Pertanian AS menunjukkan pangsa pasar produk organik merupakan pasar yang sangat besar dengan market captive lebih dari US$ 48 miliar pada 2017. Tren konsumsi produk organik sangat positif selama lima tahun terakhir, dengan rata-rata kenaikan 5,1 persen setiap tahunnya.

Menurut Billy hal tersebut menandai adanya sebuah pasar baru yang sangat potensial untuk diisi oleh produk-produk dari Indonesia. Diperkirakan pada tahun 2025, perkiraan market captive produk organik di AS dapat mencapai US$320 miliar.

"Produk organik telah mendapatkan akses yang sangat luas di pasar ritel AS. Saat ini, produk organik telah tersedia di lebih dari 20 ribu natural food stores (toko yang khusus menjual produk organik). Sebanyak tiga dari empat supermarket konvensional di AS juga telah menjual produk organik," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: