Dibuka mulai 9 Juni, MPM kembali gelar Bale Santai Honda 2018 layani pemudik

Rabu, 06 Juni 2018 | 07:14 WIB ET
Presiden Direktur MPM, Suwito (kanan) bersama Direktur MPM Dendy Sean.
Presiden Direktur MPM, Suwito (kanan) bersama Direktur MPM Dendy Sean.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Guna membantu memberikan rasa nyaman dan aman kepada para pemudik yang menggunakan sepeda motor pada Lebaran 2018, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Jatim dan Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggelar program Bale Santai Honda (BSH). Kegiatan yang dilakukan di sepanjang jalur mudik di wilayah Jawa Timur ini akan berlangsung mulai 9-16 Juni 2018.

Head Manager Honda Customer Care Center (HC3) MPM, M Bondan Priyoadi mengatakan, Posko BSH yang disiapkan oleh MPM berlokasi di sepanjang jalur mudik di wilayah Jatim. Yaitu, jalur arah barat di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Madiun dan bypass km 50 Mojokerto.

Kemudian, jalur arah selatan yang berada di SPBU 54.651 54 Jalan Kawi, Malang. Serta, jalur arah timur di rest area Tongas di Jalan Tongas Wetan, Probolinggo.

"Di setiap BSH, kami menyediakan beberapa fasilitas seperti musholla, fasilitas pengecekan tekanan darah hingga pengecekan kondisi sepeda motor secara gratis tanpa dipungut biaya," katanya di Surabaya, Selasa (5/6/2018).

Tak hanya itu, Bondan bilang, mekanik Honda juga akan turut siaga membantu mengecek serta memperbaiki sepeda motor di sepanjang jalur mudik di area BSH.

"Pemudik bisa memanfaatkan layanan servis ringan hingga perbaikan darurat secara gratis. Apabila diperlukan pergantian spare part, tersedia juga Honda Genuine Part (HGP) dengan harga spesial," ungkapnya.

Kesiapan mekanik Honda juga dihadirkan melalui layanan Honda CARE yang siaga melayani pemudik atau pelanggan selama 24 jam. Apabila terjadi kendala kerusakan kendaraan yang darurat. "Honda CARE ini dapat ditemukan oleh para pemudik di 4 titik peristirahatan BSH," imbuh dia.

Dikatakan Bondan, BSH tahun ini diharapkan bisa menggaet sebanyak 3690 pengunjung atau naik dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3300 pengunjung.

"Kami masih mematok sekitar 3000 lebih pengunjung atau pemudik. Dikarenakan, BSH yang kami sediakan memang menampung kapasitas 3000 lebih orang," ujarnya.

Selain BSH, MPM juga menggelar Check Point dan layanan cepat Pit Express yang ditujukan bagi pemudik yang tidak sempat datang ke bengkel resmi AHASS.

Program ini berlangsung pada 12-13 Juni 2018 yang berlokasi di Citi 9 Balongbendo dan Taman Apkasi Porong, Sidoarjo.

"Layanan ini meliputi pengerjaan cepat seperti pengecekan lampu belakang dan seon, pengecekan tekanan angin ban,  kaca spion, mesin, oli, BBM, lampu depan, dan rem. Selain servis gratis juga ada pembagian takjil gratis dan hiburan. Jadi silakan manfaatkan layanan ini," ujar Bondan.

Technical Division Head MPM, Satyo Prahnowo mengatakan, dua minggu menjelang Lebaran permintaan servis spare part mengalami peningkatan sebesar 10 persen dari bulan biasanya.

"Penjualan spare part tahun ini agak berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun lalu, penjualan spare part berada di kisaran angka 17-20 persen. Namun, tahun ini agak bergeser di angka 10 persen tetapi itu sudah kabar bagus. Dan paling banyak dari spare part itu ialah TOBPM sebanyak 70 persen. Mulai dari oli, ban, rem, maupun busi," terangnya.

Sementara dari segi penjualan Honda bulan Mei 2018 tercatat mengalami kenaikan sebesar 25 persen dibandingkan April 2018. Hingga bulan Juni atau menjelang Lebaran, MPM menargetkan bisa menembus angka 15 persen.

Presiden Direktur MPM, Suwito M menjelaskan, layanan posko mudik tersebut memang rutin dilakukan sebagai tanggung jawab sosial pabrikan motor kepada masyarakat khususnya pengguna motor Honda, agar perjalanan mudik ke kampung halaman mereka lebih aman dan nyaman.

"Melalui BSH ini konsumen akan mendapatkan nilai tambah dari pabrikan berupa fasilitas yang kami sediakan untuk menunjang perjalanan mudik ke kampung halaman," jelasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: