Nyalon DPD, La Nyalla siap jalankan harapan Pakde Karwo

Kamis, 07 Juni 2018 | 11:19 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattaliti menyatakan kesiapannya menjalankan amanat Gubernur Jatim Soekarwo untuk menjadi senator di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang bekerja demi kemajuan dunia usaha dan masyarakat Jatim.

La Nyalla juga berterima kasih kepada Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, yang telah memberikan dukungan moril kepada dirinya untuk maju sebagai calon anggota DPD dari daerah pemilihan (dapil) Jatim.

“Insya Allah pesan dan harapan Pakde Karwo, bahwa Jawa Timur membutuhkan senator yang bekerja dan berjuang untuk kepentingan dunia usaha dan ekonomi, akan saya jalankan,” tegas La Nyalla saat acara buka bersama Kadin Jatim bersama Gubernur Jatim di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Rabu (6/6/2018). 

Pakde Karwo yang hadir di acara itu tersenyum lalu bertepuk tangan.

La Nyalla mengatakan, selama ini, Kadin Jatim telah menjalin sinergi yang cukup bagus dengan Pemprov Jatim untuk memajukan dunia usaha dan Industri di Jatim. Sinergi tersebut akan menjadi semakin kuat ketika ia berhasil menjadi senator di DPD.

“Insya Allah apabila saya diberi amanat untuk menjadi senator, akan menambah daya dukung untuk menuju satu tujuan, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat Jawa Timur,” kata La Nyalla.

Seperti diketahui, kemarin lusa saat buka bersama jajaran KONI Jatim, kepada media Pakde Karwo menyatakan harapannya agar La Nyalla lolos menjadi Senator untuk Dapil Jatim. Ia menilai La Nyalla sangat cocok menduduki kursi tersebut karena beliau adalah sosok yang tepat untuk memperjuangkan kepentingan Jatim.

”Jatim bukan hanya butuh wakil di DPD. Tapi jangan hanya wakil yang begitu-begitu saja. Kita butuh sosok yang punya frame, reference, dan experince terutama di bidang ekonomi, dan itu ada pada sosok Pak La Nyalla sebagai pengusaha dan ketua Kadin Jatim,” ujar Pakde Karwo. 

Menurut Pakde Karwo, ada sejumlah tantangan ekonomi Jatim ke depan yang membutuhkan sosok yang bisa memperjuangkan kepentingan Jatim. Di antaranya adalah menekan defisit pada neraca perdagangan Jatim. Saat ini, neraca perdagangan Jatim memang masih desifit. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, pada periode Januari-April 2018, neraca perdagangan Jatim defisit US$ 961,869 juta.

Selain menekan defisit neraca perdagangan, Pakde Karwo berharap ada sosok yang getol memacu pertumbuhan ekonomi Jatim sekaligus mewujudkan pemerataan.

”Dengan segudang pengalaman dan pemikirannya yang konsisten selama ini, saya kira Pak La Nyalla memenuhi kriteria untuk memperjuangkan ekonomi Jatim,” ujarnya. kbc6

Bagikan artikel ini: