Banyak kredit macet usai Lebaran, ini strategi Indomobil Finance

Kamis, 07 Juni 2018 | 12:01 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Indomobil Finance Indonesia memberikan tawaran menarik bagi para nasabahnya yang mau membayarkan kredit tepat waktu. Langkah itu sebagai strategi bisnis perusahaan demi menekan kredit macet (NPF) yang biasa terjadi pasca Lebaran.

Chief Executive Officer Indomobil Finance, Gunawan Effendi mengatakan, strategi pembayaran kredit dengan iming-iming hadiah suvenir dan voucer ini dianggap efektif untuk menarik animo pelanggan.

Hal ini sudah dibuktikan di tahun-tahun sebelumnya. “Kami memberikan insentif bagi konsumen yang mau bayar angsuran sebelum Lebaran, bisa pemberian suvenir dan voucer ganti oli atau potongan angsuran bagi konsumen yang membayar lebih awal. Kami sudah jalankan beberapa tahun dan hasilnya baik,” kata Gunawan, Rabu (6/6/2018).

Selain pemberian voucer, pihaknya juga mengajak pelanggan membayar angsuran tepat waktu melalui cara konvensional.

Seperti, mengingatkan pelanggan melalui pengiriman SMS atau pesan pendek, kemudian dengan menelepon hingga mendatanginya secara langsung.

Gunawan mengakui, setiap Lebaran selesai, rasio kredit macet perusahaan selalu naik. Namun, dia tidak mau menyebutkan berapa kenaikan kredit macet tersebut baik di tahun lalu maupun hingga Mei 2018.

“Iya sedikit naik, makanya kami harus lebih agresif melakukan penagihan agar bisa stabil. Tapi untuk angka NPF-nya, saya tidak pegang data dan tidak boleh dibuka,” ungkapnya.

Sampai dengan akhir tahun, Indomobil Finance berharap angka kredit macet bisa turun. Sejumlah strategi sudah dipersiapkan sejak awal tahun, yaitu melalui analisa kredit dan pemilihan debitur yang ketat.

Pemberian kredit itu sendiri, mempertimbangkan latar belakang nasabah dari sisi penghasilan, kemampuan membayar angsuran, kondisi tempat tinggal dan kepemilikan aset. Diketahui, perusahaan memberikan kredit untuk kendaraan roda dua dan empat, dengan waktu pengasuran dari 1 hingga 5 tahun. kbc10

Bagikan artikel ini: