Diminati pemudik, penjualan Pertamax Turbo melesat 15 persen

Senin, 11 Juni 2018 | 21:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Pertamina (Persero) terus meningkatkan jumlah penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk melayani kebutuhan energi kendaraan pemudik. Padatnya arus mudik Lebaran 2018 telah terlihat di sejumlah titik kemacetan. Kendaraan pribadi memadati beberapa ruas jalan tol dan jalur utama mudik ke berbagai daerah.

Memasuki masa puncak mudik H-5 Lebaran, Satgas BBM dan elpiji 2018 Pertamina mencatat BBM jenis gasoline Pertamax Turbo naik hingga 15%. Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan tingginya kebutuhan pemudik pada BBM kualitas tertinggi merupakan fenomena menarik. Para pengendara meyakini bahwa kenyamanan mudik mereka yang menempuh penjalanan jauh mensyaratkan kendaraan yang prima.

Pertamax Turbo dengan Research Octane Number (RON) 98 akan menjamin pembakaran mesin kendaraan pemudik akan lebih maksimal.Menurut Adiatma penggunaan Pertamax series cocok untuk perjalanan jauh karena keunggulannya mesin menjadi lebih dingin, irit bahan bakar (efisiensi), keawetan mesin, dan meningkatkan perfoma mesin serta ramah lingkungan.

"Tren naiknya penyaluran Pertamax Turbo di masa mudik Lebaran ini sangat positif bagi penggunaan BBM kendaraan yang sesuai dengan standar internasional Euro 4. Pertamina telah mengantisipasi tumbuhnya kesadaran ini dengan memperkuat stok di SPBU," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/ 6/2018).

Bagi pemudik menuju Pulau Jawa, Pertamina telah menyediakan Pertamax Turbo dalam kemasan di seluruh 25 titik rest area yang disediakan oleh Pengelola Tol melalui fasilitas KiosK Pertamax. Pertamina juga menyiagakan pasukan Motorist Kemasan yang akan melayani konsumen kebutuhan Pertamax Turbo, Pertamax, dan Dexlite bagi pemudik ketika terjadi kepadatan, atas arahan dan didampingi oleh pihak kepolisian.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk mengisi full tank dulu di SPBU wilayah keberangkatan, kemudian segera mengisi jika kondisi tangki sudah terpakai setengah," ujarnya.

Dalam puncak mudik Lebaran ini, Satgas BBM dan elpiji 2018 Pertamina juga mencatat peningkatan penyaluran gasoline jenis Pertamax hingga 24%. Tren naik juga terlihat pada produk gasoil jenis dexlite dan avtur untuk pesawat sekitar empat persen.

Untuk kebutuhan memasak, data Satgas 2018 Pertamina hingga Minggu sore, 100 Juni 2018 masih menunjukkan kenaikan jumlah penyaluran elpiji. Hingga H-5 Lebaran, Pertamina meningkatkan penyaluran sampai 23 ribu metrik ton atau naik 11% dari rata-rata penyaluran harian sekitar 21 ribu metrik ton."Bila mengalami kesulitan atau membutuhkan informasi mengenai kebutuhan BBM dan elpiji, masyarakat dapat menghubungi Contact Centre Pertamina 1500000," pungkas dia.kbc11

Bagikan artikel ini: