Kena sanksi, Indonesia dituding tak bayar sewa satelit

Selasa, 12 Juni 2018 | 22:41 WIB ET

WASHINGTON, kabarbisnis.com: Indonesia terbukti melakukan kecurangan dengan tidak membayar sewa orbit satelit komunikasi di angkasa. Avanti Communications, operator satelit asal Inggris mengumumkan bahwa Indonesia harus didenda USD20 juta atau Rp 277 miliar.

Kementerian Pertahanan Indonesia dinilai Avanti merupakan pihak yang bertanggung jawab atas belum terbayarnya satelit komunikasi yang dipinjam.

Indonesia meminjam satelit Artemis pada tahun 2016 lalu demi mencegah hilangnya hak spectrum L-band pada 123 derajat bujur timur orbit.

Orbit yang sama sebelumnya ditempati Garuda-1, satelit milik Indonesia yang berusia 15 tahun, namun sudah tak beroperasi lagi sejak tahun 2015.

Dikutip dari Spacenews (12/6/2018) Indonesia siap membayar USD20 juta ke Avanti, untuk biaya relokasi dan sewa satelit. Namun Indonesia berhenti membayar ke Avanti pada nilai USD13,2 juta.

Lantaran tak ada kejelasan, Agustus tahun lalu Avanti menggugat Indoensia ke arbitrase. Pada November tahun lalu, kemudian satelit Artemis dimatikan. kbc10

Bagikan artikel ini: