Perluas pasar Asia, Google suntik di JD.com senilai Rp7,7 triliun

Selasa, 19 Juni 2018 | 10:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Google akan menginvestasikan dananya senilai US$550 juta atau Rp 7,7 triliun ke pusat bisnis niaga elektronik China, JD.com. Ini merupakan bagian dari raksasa internet AS itu dalam memperluas kehadirannya di pasar Asia.

Rencana investasi yang diumumkan Senin (18/6/2018) waktu setempat tersebut digambarkan sebagai salah satu bagian kemitraan kedua perusahaan. Termasuk, promosi produk-produk JD.com pada layanan belanja Google. Hal ini juga akan membantu JD.com berkembang di luar basisnya di Cina dan Asia Tenggara. Serta, membangun kehadiran yang berarti di pasar Amerika Serikat dan Eropa.

Saham JD.com yang tercatat di Nasdaq meningkat 2,5 persen pada Senin pagi setelah pengumuman investasi. Saat ini, harga sahamnya senilai US$44,68.

Investor JD.com salah satunya adalah raksasa media sosial Tencent Holdings Ltd. Perusahaan ini merupakan saingan berat pemimpin pasar e-commerce Cina, Alibaba Group Holding Ltd.

"Mengingat Walmart juga memiliki hubungan dengan JD.com, saya melihat investasi ini sebagai pengetatan lebih lanjut dari aliansi Google/Walmart yang membangun kekuatan ketiga dalam e-commerce setelah Amazon dan Alibaba," kata analis Atlantic Equities, James Cordwell.

Google tengah meningkatkan investasinya di wilayah Asia, di mana kelas menengah tengah berkembang sangat pesat sementara infrastruktur di bidang ritel masih minim. Baru-baru ini, Google membeli saham Go-Jek dan seorang sumber menyebutkan Google juga tengah mengusahakan investasi di e-commerce India, Flipkart. kbc10

Bagikan artikel ini: