Gunung Agung erupsi, ada layanan refund dan reschedule penerbangan di bandara Ngurah Rai

Jum'at, 29 Juni 2018 | 12:23 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Erupsi Gunung Agung di Bali membuat penerbangan di Bandara Ngurah Rai dibatalkan sementara waktu. Ini mengacu diterbitkannya A Notice to Airmen (Notam) A2551/18, terkait penutupan sementara operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali selama 16 jam pada Jumat, 29 Juni 2018 mulai pukul 03.00 sampai 19.00 Wita sebagai dampak sebaran debu vulkanik erupsi Gunung Agung.

PT Angkasa Pura I (Persero), selaku operator Bandara Ngurah Rai melakukan persiapan untuk membantu maskapai penerbangan memberi pelayanan bagi masyarakat yang ingin melakukan reschedule, atau me-refund penerbangan sebagai imbas dari Erupsi Gunung Agung.

"Kami sudah menyiapkan tempat. Prosesnya sih ke teman-teman (maskapai penerbangan) mulai refund, reschedule penumpang," kata Corporate Communication Department Head Angkasa Pura I, Awaluddin, Jumat (29/6/2018).

Dia menuturkan, selain lokasi, pihaknya turut meminta Damri bersiap melayani penumpang yang ingin memindahkan penerbangan ke bandara lain atau yang memutuskan menunda penerbangan.

Dia menilai, pelayanan bagi masyarakat yang ingn menunda atau membatalkan penerbangan tetap dilakukan meski kondisi erupsi Gunung Agung sudah mulai berkurang.

"Saat ini dari hasil pantauan monitor teman di lapangan tren menurun (Erupsi Gunung Agung)," kata dia.

Dia berharap bila kondisi erupsi Gunung Agung menurun maka penerbangan di Bandara Ngurah Rai bisa dibuka kembali. kbc10

Bagikan artikel ini: