Kini ada 2.090 SPBU di Pulau Jawa yang jual Premium

Jum'at, 29 Juni 2018 | 14:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pertamina  telah menambah penjualan premium di 571 SPBU di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) selama periode Juni 2018 ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) 43 tahun 2018.

Perpres ini merupakan revisi dari Perpres 191 tahun 2004 mengenai kewajiban Pertamina untuk kembali menyalurkan premium di Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, Ibnu Fajar mengatakan dengan tambahan  tersebut saat ini sudah ada 2.090 SPBU dari 3.400 SPBU di Jamali yang menyalurkan premium.

"Kan sekarang sudah seluruh indonesia, nah jumlah SPBU di Jamali yang menyalurkan premium ada 2.090 SPBU ya, dari sebelumnya 1.519 SPBU ditambah 571 kurang lebih 2.090 SPBU," kata Ibnu Fajar di Kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2018).

SPBU lainnya yang belum menjual premium akan diserahkan kembali ke Pertamina sebagai penyalur yang disesuaikan juga dengan kebutuhan pasar.

"Penetapan BPH migas bukan kuota SPBU tapi wilayah, tapi pengaturan ke Pertamina, kalau tidak ada kebutuhan kan gak perlu dijual," ungkap Ibnu Fajar.

Ibnu Fajar pun menyebutkan disejumlah wilayah seperti di Bogor, Ciawi, Banten, Sukabumi, Pandeglang yang sudah kembali disalurkan premium ternyata tidak terlalu diminati masyarakat.

"Tapi begini dari tim monitong ke beberapa wilayah ternyata memang masyarakat di daerah di Bogor, Ciawi, Sukabumi, Pandeglang, Premium reborn gak banyak yang ambil artinya kita serahkan ke Pertamina," pungkas Ibnu Fajar. kbc10

Bagikan artikel ini: