Siap-siap! Suku bunga kredit bank bakal naik

Senin, 02 Juli 2018 | 16:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank agaknya tak bisa berlama-lama menahan kenaikan bunga kredit. Maklum, bunga deposito telah menyesuaikan tingkat bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang telah naik 100 basis poin sejak awal tahun 2018.

Hanya saja, BI memperkirakan efek kenaikan bunga BI ke bunga kredit akan lebih lama, karena kenaikan bunga acuan tidak langsung ditransmisikan ke bunga kredit. Setidaknya, penyesuaian bunga acuan ke bunga kredit sekitar enam bulan.

Kepala Grup Risiko Perekonomian dan Sistem Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Dody Arifianto mengatakan, kenaikan bunga acuan akan diikuti oleh kenaikan bunga kredit. "Dalam waktu 6 bulan–9 bulan kemudian," kata Dody, kemarin.

Ia memprediksi, kenaikan bunga acuan sebesar 100 bps akan menjalar ke bunga kredit bank sebesar 70 basis poin (bps)-80 bps dalam waktu beberapa bulan ke depan. Sedangkan, penyesuaian bunga deposito antara 1 bulan-3 bulan setelah kenaikan bunga.

Saat ini, para bankir tengah menghitung efek kenaikan bunga acuan terhadap biaya dana. Royke Tumilaar, Direktur Korporasi Bank Mandiri bilang, pihaknya tidak langsung menaikkan suku bunga kredit. "Yang menjadi pertimbangan antara lain seberapa besar dan cepat kenaikan biaya dana," kata Royke, Minggu (1/7). Pertimbangan lain adalah kenaikan bunga dari bank lain.

Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) mengatakan, kenaikan suku bunga kredit akan disesuaikan dengan kepentingan deposan, debitur, dan kredit.

Sedangkan, Haryono Tjahjarijadi, Presiden Direktur Bank Mayapada memprediksi bunga kredit akan naik 50 bps-100bps dalam beberapa bulan mendatang. kbc10

Bagikan artikel ini: