Bantu pengembang garap proyek properti, REI undang investor dari luar negeri

Kamis, 05 Juli 2018 | 09:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: DPP Real Estate Indonesia (REI) akan mengundang investor dari tiga negara untuk membantu pendanaan pengembang terhadap proyeknya.

Ketua DPP REI Soelaeman Soemawinata mengatakan akan menggunakan jaringannya di lingkup internasional mengundang tiga investor yaitu Korea, Jepang, dan Hongkong untuk membantu pengembang dalam mengembangkan proyek-proyeknya.

“Mereka ini termasuk anggota FIABCI juga, sehingga nanti di Bali ada. Sekarang kami kumpulkan dulu proyek-proyeknya untuk diajukan. Indonesia masih menarik kok tidak seburuk yang dibayangkan,” ujar Soelaman di Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Soelaman yang akrab disapa Eman juga mengungkapkan, pada Selasa (3/4/2018) DPP REI bertemu dengan Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Monoarfa.

Dalam pertemuannya tersebut, Eman membicarakan perkembangan sektor properti di Indonesia termasuk kebijakan pelonggaran Loan to Value (LTV) oleh Bank Indonesia.

“Kami menyambut baik kebijakan itu. Properti ini kan turun sehingga harus ada usaha untuk membangkitkan dan LTV ini kebijakan Bank Indonesia sebagai usaha di sektor kredit untuk menstabilkan nilai properti,” tutur Eman.

Menurutnya kini banyak pengembang yang secara psikologis terpengaruh sehingga termotivasi untuk menciptakan kreasi skema pembiayaan yang menarik untuk konsumen.

Dalam keterangan LTV, katanya, besaran uang muka untuk rumah pertama tidak diatur dan disesuaikan dengan manajemen resiko perbankan sehingga pengembang memiliki ruang untuk berkreasi menciptakan program dan skema kreatif untuk menarik perhatian konsumen yang juga disesuaikan dengan kemampuan para pengembang.

Selain itu, Eman juga menceritakan persiapan menjelang FIABCI 2018 yang diselenggarakan di Bali dengan mengusung tema Affordable Housing atau perumahan rakyat.

“Kami juga cerita bahwa skema pembiayaan affordable housing di Indonesia itu ternyata satu-satunya di dunia yang melibatkan swasta dalam mengembangkan perumahan rakyat,” tutur Eman. kbc10

Bagikan artikel ini: