Bulog mulai edarkan beras premium kemasan sachet di Jatim

Jum'at, 06 Juli 2018 | 16:41 WIB ET

SIDOARJO kabarbisnis.com: Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Timur (Jatim) mulai mengenalkan produk terbaru mereka, yaitu “Beras Kita” kemasan sachet 200 gram di wilayah Jatim. Langkah ini dilakukan sebagai inovasi Bulog Divre Jatim untuk memberikan pilihan kepada masyarakat saat berbelanja beras.

“Kalau dulu masyarakat harus menyediakan uang minimal Rp 12.500 untuk membeli beras satu kilogram maka sekarang hanya dengan Rp 2.500 mereka sudah bisa beli beras,” ujar Kepala BUlog Divre Jatim Muhammad Hasyim saat pengemasan perdana di Gudang Bulog Buduran Sidoarjo, Jumat (6/7/2018).

Adapun harga yang dipatok yaitu Rp 2.500 per sachet. Harga tersebut menurutnya masih lebih murah dari ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium yang mencapai Rp 12.800. “Selain praktis dan murah, beras kemasan ini juga berkualitas premium, tanpa pengawet dan tidak mengandung  pemutih,” tambahnya.

Ditanya soal target pasar, ia mengatakan produk ini bukan hanya untuk sebagian kalangan saja tetapi untuk seluruh lapisan masyarakat yang saat ini sudah mengarah pada budaya praktis. Sehingga kemasan sachet ini dipandang bisa memenuhi kebutuhan mereka.

“Sangat praktis, tidak lagi butuh tempat penyimpanan beras karena beras dikemas sesuai kebutuhan. Cukup ambil satu sachet, buang kemasannya dan masak berasnya. Kalau sati sachet ini perkiraannya bisa mencukupi untuk makan tiga hingga empat orang dengan konsumsi normal. Beras ini juga sangat cocok dibawa traveling atau tracking ke gunung,” terangnya.

Tahap awal, Bulog telah menyediakan sekitar 10 ribu ton beras premium untuk dikemas 200 gram. Sehingga akan ada sekitar 50 ribu sachet yang akan disebarkan di seluruh wilayah Jatim. Penyebaran dilakukan di seluruh Rumah Pangan Kita ( RPK ).

“Ini adalah tes pasar, apakah pasar menerima dengan baik atau justru sebaliknya. Selain di 550 RPK dan di pasar-pasar tradisional, Bulog juga akan bekerjasama dengan Alfamart, Indomart, Carefour dan Giant Hypermarket sebagai jaringan ritel terbesar di Indonesia,” jelasnya.

Untuk mesin pengemasan, di Gudang Buduran Sidoarjo ada satu unit dengan kapasitas produksi sekitar 7 ton per hari atau 35 ribu sachet per hari. Minggu depan akan ditambah dua unit lagi yang akan ditempatkan di Sub Divre Malang dan Sub Divre Jember.

“Harapan kami, kalau permintaan sangat banyak, mesin pengemasan akan ada di setiap Sub Divre di seluruh Jatim yang berjumlah 13 Sub Divre,” pungkasnya. kbc6

Bagikan artikel ini: