Pertamina EP Asset 4 Cepu Field berdayakan warga melalui pertanian ramah lingkungan

Sabtu, 07 Juli 2018 | 00:23 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com:  Program CSR pada sektor pertanian menjadi perhatian tersendiri bagi Asset 4 Cepu Field. Melalui program yang diberi nama Budidaya Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB), Pertamina EP Asset 4 Cepu Field ingin membentuk masyarakat Desa Bajo bisa menerapkan teknik bertani yang baik dan benar.

Setelah melakukan pertemuan awal untuk persiapan, kali ini Pertamina EP Asset 4 Cepu memulai langkan selanjutnya, yaitu pelatihan. Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kamis (5/7/2018) kemarin menjadi momen penting bagi warga setempat yang terkenal sebagai salah satu daerah lumbung padi di Kabupaten Blora.

“Program berupa budidaya tanaman sayuran organic, tanaman obat keluarga dan System of Rice Intensification (SRI organik) ini diagendakan akan berjalan selama satu tahun dengan pendampingan dari yayasan yang berpengalaman di bidangnya. Program tersebut diharapkan dapat diterima dengan baik dan semakin meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat,” ujar Cepu Field Manager Afwan Daroni dalam siaran pers yang diterima kabarbisnis.com, Surabaya, Jumat (6/7/2018).

Ia menandaskan bahwa langkah yang dilakukan oleh Pertamina EP Asset 4 Cepu merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di wilayah operasi ring satu.

“Kami sadar bahwa Pertamina EP tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari masyarakat dan pemerintah atas kelancaran operasional Perusahaan dalam meningkatkan ketahanan energy Indonesia. Dengan program ini diharapkan muncul peluang keberlangsungan hidup masyarakat dengan adanya peningkatan ekonomi dan keberlangsungan sumber daya alamnya,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapala Desa Bajo Dwiyono dalam sambutannya juga berkesempatan menyampaikan terima kasih atas program tersebut.  "Alhamdulillah terima kasih kepada Pertamina atas program pertanian ini sehingga warga kami dapat lebih banyak belajar tentang memaksimalkan potensi alam yang dimiliki,” ujarnya.

Rencananya pelatihan program PSRLB ini akan diadakan selama 4 hari berturut-turut hingga penutupan sejak tanggal 5-8 Juli 2018, dihadiri oleh 40 orang peserta pelatihan disaksikan langsung oleh UPTD Pertanian Kecamatan Kedungtuban.kbc6

Bagikan artikel ini: