Pemerintah masih kaji barcode untuk pembelian elpiji 3 kg

Senin, 09 Juli 2018 | 17:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengatur penjualan tabung gas Elpiji 3 kilogram (Kg) subsidi. Hal tersebut dilakukan seiring dikeluarkannya tabung gas elpiji 3 kg nonsubsidi yang dijual oleh PT Pertamina (Persero).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, penjualan tabung gas Elpiji 3 kg subsidi tersebut nantinya akan dijual belikan secara tertutup. Namun hingga saat ini pihaknya belum bisa menyebutkan bagaimana skema penjualan tertutup yang dimaksud.

"Skema (penjualan tabung gas Elpiji 3 kg subsidi yang tertutup) masih dikaji. Tertutup kan artinya orang tertentu yang boleh (membeli)," ujarnya saat ditemui Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/7/2018).

Namun lanjut Djoko, pihaknya mengaku sudah menyiapkan beberapa alternatif skema penjualan tabung gas elpiji 3 kg subsidi. Seperti skema penjualan dengan menggunakan kartu atau barcode.

"Mau pakai kartu, dam lain-lain (barcode atau BLT) masih dikaji," ucapnya.

Jika nantinya menggunakan skema kartu, maka nantinya sebelum membeli tabung hasil elpiji 3 kg subsidi, masyarakat harus mengeluarkan kartu keluarga sejahtera yang diberikan oleh pemerintah. Atau jika skema kartu digunakan, pemerintah bisa memberikan uang uang disesuaikan dengan harga tabung gas melalui program Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Pasokan Gas Elpiji Seluruh Indonesia Dipastikan Aman

Atau pemerintah juga bisa menggunakan skema alternatif dengan menggunakan barcode. Penggunaan barcode ini nantinya terdapat pada kartu yang diberikan oleh pemerintah.

Kartu tersebut nantinya akan discan terlebih dahulu sebelum membeli. Jika ketika discan dapat terdeteksi, maka orang tersebut diizinkan untuk membeli tabung gas elpiji 4 subsidi.

"Iya (kartu belum fix) bisa juga pakai barcode atau BLT (Bantuan Langsung Tunai). Nanti harganya penyesuaian langsung," tegasnya.

Sambil menunggu lanjut Djoko, saat ini pihaknya terus melakukan persiapan-persiapan agar penjualan Elpiji 3 kg subsidi bisa tepat sasaran. Salah satunya adalah dengan mendata ulang siapa saja masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi dari pemerintah.

"Ya salah satunya itu (pendataan). Kalau diputuskan tertutup akan di data. Mau tertutup seperti apa di uji coba di pulau misalnya. Uji coba implementasi kan belum misalnya di Batam," jelasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: