Lewati 18 provinsi, 40 atlet legendaris ini siap kawal kirab obor Asian Games

Jum'at, 13 Juli 2018 | 10:20 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kirab atau pawai obor Asian Games 2018 akan melintasi 53 kabupaten dan kota di 18 provinsi. Acara itu akan berlangsung 17 Juli hingga 15 Agustus dengan melibatkan 40 atlet legendaris Indonesia serta para selebritas dan sejumlah tokoh masyarakat.

Ketua INASGOC Erick Thohir menyatakan, para legenda yang terlibat antara lain Taufik Hidayat, Susi Susanti, Rudi Hartono, Yustedjo Tarik, Yayuk Basuki, dan Herman Sembalo. "Kami akan mulai dengan pengambilan api dari India pada 14-16 Juli karena di sana penyelenggara Asian Games pertama," kata Erick Thohir di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Pawai obor Asian Games, lanjut Erick, akan melintasi kota-kota bersejarah seperti Aceh, Mataram, dan Palembang serta kota/kabupaten Raja Ampat, Banyuwangi, dan Provinsi Bali.

"Dari India, api akan langsung dibawa ke Mrapen Jawa Tengah dan diterima oleh Menteri Pemuda dan Olahraga serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan," katanya.

INASGOC akan membawa api Asian Games 2018 menggunakan pesawat Boeing 737-500 yang didukung TNI Angkatan Udara.

"Kami ingin Asian Games bergema di seluruh Indonesia. Kami ingin masyarakat kota lain, tidak hanya Jakarta dan Palembang merasa menjadi bagian dari penyelenggaraan Asian Games sebagaimana amanat Presiden," kata Erick.

Kegiatan pawai obor Asian Games, menurut Erick, bukan hanya berupa lari keliling kota melainkan juga kegiatan sensasional yang didukung masing-masing pemerintah daerah yang dilewati.

"Api akan dibawa oleh para penyelam. Api akan dibawa naik kapal, naik kuda, loncat, terjun, dan sebagainya. Banyak tokoh nasional yang akan berpartisipasi di daerah asal masing-masing karena ini kegiatan kita semua," katanya.

INASGOC menyiapkan sekitar 200 obor untuk kegiatan pawai obor di 53 kota dan kabupaten itu. "Kami berharap obor itu terjaga dengan baik karena berisi gas dan lainnya. Kami tidak ingin terjadi hal-hal negatif terkait obor itu sehingga kami bekerjasama dengan TNI dan Polri," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: