Sebelum beli asuransi, generasi muda wajib kenali kebutuhan dasar

Selasa, 31 Juli 2018 | 07:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Generasi millenial disebut mulai sadar untuk mulai memiliki asuransi. Ada beberapa hal yang kemudian bisa dijadikan acuan bagi generasi muda sebelum memilih asuransi.

Chief of Partnership Zurich Topas Life (ZTL) Yusuf Budi Baik menyatakan, sebelum memilih sebuah asuransi, generasi muda sebaiknya mengetahui terlebih dulu kebutuhannya.

"Kalau pilihan tentunya masing-masing orang berbeda ya kebutuhannya. Ada yang ingin lebih besar di investasinya karena sudah punya banyak asuransi, tetapi ada juga yang perlu uang pertanggungan lebih besar karena belum mau investasi," ungkap Yusuf di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Untuk pilihan yang pertama, generasi muda bisa memiliih asuransi unit link. Asuransi jenis tersebut memungkinkan nasabahnya berinvestasi sekaligus memperoleh jaminan proteksi.

Uang premi yang dibayarkan sebagian digunakan untuk membayar proteksi dan sebagian lagi ditempatkan pada reksa dana dalam bentuk unit link.

Pemegang polis akan diminta memilih di mana akan ditempatkan investasinya, apakah pada reksa dana saham, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, atau pasar uang.

Sementara untuk pilihan kedua, generasi muda bisa memanfaatkan asuransi tradisional yang terbagi menjadi tiga jenis. Ketiga asuransi tradisional tersebut adalah asuransi term life (berjangka), asuransi whole life, dan asuransi endowment.

"Pada dasarnya asuransi tentunya mesti direncanakan ya. Semakin banyak income tentunya harus diimbangi dengan proteksi, jadi kalau kita lihat kan pilarnya perencanaan keuangan asuransi itu adalah satu hal yang harus dipenuhi," pungkas Yusuf. kbc10

Bagikan artikel ini: