Semen Indonesia berikan hadiah umrah untuk sopir berprestasi

Jum'at, 03 Agustus 2018 | 07:55 WIB ET

TUBAN, kabarbisniscom: Sebagai wujud apresiasi atas kinerja sopir ekspeditur yang selama ini mendukung kelancaran distribusi semen dari Pabrik Tuban dan Rembang ke konsumen, PT Semen Indonesia Tbk memberikan reward kepada para pengemudi melalui program “Sopir Hebat”. 

Perusahaan menyerahkan hadiah kepada pengemudi dengan poin tertinggi berupa hadiah umrah, sepeda motor serta alat-alat elektronik. Penyerahan reward secara simbolis dilakukan oleh Kepala Departemen Distribusi dan Transportasi Semen Indonesia, Wahyu Purnomo  kepada Suharno pemenang ibadah umrah, bertempat di Auditorium kantor Pabrik Tuban, kemarin.

Program “Sopir Hebat” adalah program pemberian poin kepada pengemudi ekspeditur yang melakukan pengiriman semen sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan. Program ini dimulai pada bulan Desember 2017 hingga Juni 2018.

Wahyu Purnomo mengatakan, program Sopir Hebat merupakan wujud apresiasi terhadap kinerja pengemudi ekspeditur yang menjadi mitra penting bagi perusahaan. “Mereka sebagai ujung tombak distribusi semen, ketepatan waktu pengiriman semen inilah yang ikut mendukung kinerja penjualan produk Semen Indonesia selama ini”, ujarnya.

Wahyu menjelaskan, saat ini yang terdaftar dalam database ada 6.000 pengemudi, dengan adanya program ini kami berharap pengemudi ekspeditur dapat terpacu untuk bekerja optimal memenuhi target waktu pengiriman sesuai yang sudah ditentukan. Melalui program ini pula diharapkan dapat mempermudah pengecekan  keberadaan posisi driver.

Selain pemberian reward, Perusahaan juga peduli terhadap kesehatan para pengemudi, melalui program sopir sehat yang dijadwalkan 1 bulan sekali, para pengemudi diberikan pemeriksaan kesehatan gratis. 

“Kesehatan para pengemudi juga tak kalah pentingnya menjadi perhatian perusahaan karena mempengaruhi kinerja mereka. Dengan trayek yang jauh, perjalanan yang panjang, perjalanan malam hari, kondisi jalanan yang macet pastinya akan menguras energi dan tanaga yang berdampak pada kesehatan. Sehingga sangat perlu kita lakukan pemeriksaan kesehatan berkala. Tak hanya layanan kesehatan, para pengemudi juga mendapat edukasi berupa safety riding ketika berkendara,” jelas Wahyu Purnomo. kbc10

Bagikan artikel ini: