Pasca-gempa, OJK kaji kebijakan khusus soal jasa keuangan di NTB

Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:48 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerjunkan tim untuk memantau perkembangan dampak bencana gempa bumi yang melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya.

"Kita terus memantau dan mendata dampak bencana. Hari ini, OJK menurunkan tim dari kantor pusat untuk melakukan assesment(penilaian)," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (7/8).

Wimboh mengatakan penilaian tersebut dilakukan sebagai pertimbangan perlu atau tidaknya kebijakan khusus yang akan diberikan terhadap industri jasa keuangan di NTB.

OJK, lanjut dia, akan terus melakukan komunikasi dan memonitor industri jasa keuangan di kawasan terdampak bencana agar tetap dapat melayani transaksi keuangan. "Kita akan memastikan masyarakat terinformasi kantor bank maupun jaringan ATM yang dapat beroperasi secara terbatas akibat dampak bencana," jelas Wimboh.

Informasi tersebut dapat diakses melalui layanan OJK pada nomor telepon 157 atau kontak layanan konsumen untuk masing-masing lembaga jasa keuangan.

Anggota Dewan Komisioner dan segenap jajaran pegawai OJK menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas terjadinya musibah tersebut. kbc10

Bagikan artikel ini: