Dukung pengembangan UKM, XL Axiata tawarkan Paket BIZ

Rabu, 08 Agustus 2018 | 07:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pelanggan korporasi menjadi salah satu urat nadi operator telekomunikasi. Salah satunya XL Axiata  meluncurkan produk baru bernama Paket BIZ untuk usaha kecil dan menengah (IKM). Termasuk dalam Paket BIZ ini adalah Office 365 dari Microsoft tanpa biaya tambahan.

 

Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata Kirill Mankovski mengatakan, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia agresif memanfaatkan sarana akses digital guna meningkatkan produktivitas bisnis. 

"Melalui produk baru Paket BIZ ini kami sekaligus mendorong pemanfaatan layanan data di semua kalangan pelaku usaha bisnis, yang secara tidak langsung akan meningkatkan roda perekonomian di tingkat daerah hingga pusat," terang Kirill, Selasa (7/8/2018). 

Studi Transformasi Digital Microsoft dan IDC di tahun 2018 menunjukkan, 79% organisasi di Indonesia sedang berada di tengah proses transformasi digital  "Kami berharap kolaborasi bersama ini dapat mendorong transformasi digital di Indonesia dan meningkatkan PDB Indonesia hingga 40% dari produk dan layanan digital,”jelas One Commercial Partner & Small Medium Corporate Director Microsoft Indonesia Mulia Dewi Karnadi.

 

Paket BIZ termurah seharga Rp 49.000 dengan manfaat 5GB dan unlimited menelepon & SMS ke XL dan paling tinggi  BIZ Infinity, seharga Rp 499.000 dengan manfaat unlimited data, nelpon & SMS ke XL juga paket Office 365. Sayang Kirill tak bersedia menyebutkan target bisnis ini. "Enterprise salah satu bagian pertumbuhan yang paling penting dan potensi besar," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi sebesar 5,27 persen di kuartal II, di mana angka ini merupakan pertumbuhan kuartalan tertinggi sepanjang pemerintahan Presiden Joko Widodo. Adapun, titik tertinggi sebelumnya terjadi di kuartal II 2016 dengan angka 5,21 persen.

Sayangnya, pertumbuhan Pembentuk Modal Tetap Bruto (PMTB) tidak menunjukkan kinerja memuaskan. Pertumbuhan PMTB di kuartal II hanya mencapai 5,34 persen dan memutus tren pertumbuhan PMTB yang mencapai lebih dari 7 persen dalam tiga triwulan terakhir. kbc10

Bagikan artikel ini: