Intiland siapkan 500 rumah murah bagi pengemudi Grab

Kamis, 09 Agustus 2018 | 07:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Intiland Development Tbk berencana mengembangkan sebanyak 500 unit hunian dengan harga jual Rp350 juta per unitnya dengan pembiayaan BNI Syariah bagi pengemudi Grab.

Chief Operating Officer PT Intiland Development Tbk (DILD), Suhendra Prabowo mengatakan, tahap awal dari kerja sama itu akan dibangun 172 unit terlebih dahulu. Dia menjelaskan, dengan harga yang menyasar segmen menengah dan bawah itu, maka lokasi yang masih memungkinkan adalah di Kawasan pengembangan Talaga Bestari, Tangerang.

DILD memang telah mengembangkan kawasan itu sejak puluhan tahun lalu. Rumah yang dapat diakses oleh para mitra Grab Indonesia itu ditawarkan dengan  dengan luasan 24/60 dan 24/70. Intiland menyediakan unit-unit rumah satu lantai di Klaster Taman Palem.

Unit-unit ini terdiri dari satu kamar, ruang keluarga, kamar mandi dengan konsep rumah tumbuh. Talaga Bestari merupakan salah satu pengembangan terpadu seluas 308 hektar yang diapit pusat belanja, area komersial, dan rumah sakit.

“Jadi sebenernya dari segi kawasan sudah matang, fasilitas dan infrastrukturnya sudah terbangun. Kami sebetulnya mengharapkan bisa dibawah Rp300 juta, tetapi kami hitung tetap nggak bisa,” katanya Rabu (8/8/2018).

Pengemudi Grab Indonesia bisa membeli rumah dengan uang muka atau down payment (DP) 5% dengan cicilannya sekitar Rp3 juta per bulan.

Dengan harga yang sudah  ditetapkan, maka pendapatan bulanan para pengemudi adalah minimum Rp10 jut per bulannya.

Direktur Utama PT Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan, sebagai hasanah banking, BNI Syariah berupaya memberikan layanan dan produk terbaik sesuai syariah untuk membantu mitra Grab Indonesia mendapatkan fasilitas terbaik dari perumahan Telaga Bestari Tangerang.

"Untuk mendapatkan rumah-rumah tersebut, mitra Grab Indonesia bisa membuka rekening Bank Syariah. Jadi ini semacam kasir di mana Grab Indonesia menyimpan uang penghasilan para mitra di BNI syariah, nanti cicilan KPR dipotong otomatis (autodebet)," tuturnya.

Adapun, alokasi KPR Syariah untuk membiayai rumah mitra Grab Indonesia ini senilai Rp 60 miliar untuk tahap pertama. BNI Syariah berencana membiayai sebanyak 500 unit dengan total pendanaan senilai Rp 175 miliar sesuai kebutuhan mitra Grab Indonesia. kbc10

Bagikan artikel ini: