Perluas pasar Surabaya Barat, BNI resmikan kantor cabang HR Muhammad

Kamis, 09 Agustus 2018 | 08:15 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Geliat bisnis di kota Surabaya yang terus tumbuh, terutama di Surabaya Barat mendasari PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk ( BNI ) terus melakukan penetrasi pasar di kota ini.

Guna lebih mendekatkan pada nasabah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meresmikan kantor cabang HR Muhammad Surabaya, setelah sebelumnya berstatus kantor Cabang Pembantu (KCP) sejak Oktober 2010. Dengan memiliki 8 KCP, peresmian ini akan menghadirkan layanan lebih lengkap dan lebih dekat dari sebelumnya. 

"Peresmian ini menjawab akan kebutuhan dan mempermudah para nasabah di Surabaya barat. Dimana sebelumnya untuk beberapa layanan, biasanya ke kantor BNI Graha Pangeran. Namun dengan dinaikkannya status menjadi kantor cabang, beberapa layanan sudah ada di kantor HR Muhammad. Misalnya layanan Kredit UKM dan sebagainya," ujar Anak Agung Gede Putra, Head of Network & Services BNI Wilayah Surabaya saat peresmian kantor cabang BNI HR Muhammad di Surabaya, Rabu (8/8/2018). 

Selain itu, pertimbangan lain dalam peningkatan status ini, yakni kantor cabang HR Muhammad sebelumnya telah "achieve target" diantara beberapa KCP di Surabaya. Juga potensi ekonomi di Surabaya barat terus meningkat. Terbukti banyak ruko, hotel, pusat perbelanjaan, bahkan cafe dan lainnya terus muncul didaerah ini. Sehingga sudah layak untuk dinaikkan statusnya.

Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, peningkatan status ini telah disiapkan dengan baik oleh BNI, baik dari persayaratan dokumen, sarana dan prasaranya termasuk SDM nya. itu semua sudah dikonsep dengan baik dalam rencana bisnisnya yang didukung teknologi informasi dalam melayani mengoptomalkan pelayana perbankannya. 

"Kami dari OJK tebtunya mendukung BNI dalam hal ini, karena dengan peningkatan ini, maka penyaluran kredit akan meningkat, ekonomi masyarakat akan meningkat pula. Juga kemudahan dengan penerapan teknologi yang dimiliki BNI," ujar Kuswandono, Deputi direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan IV dan Perizinan, Kantor OJK Provinsi Jawa Timur.

Sementara Bank Indonesia mengapresiasi upaya dari BNI yang terus membantu program pemerintah dalam hal "digitally economy" di masyarakat. Dengan jumlah SDM yang kurang dari 15 orang untuk menjadi kantor cabang dengan memanfaatkan teknologi informasi, merupakan kemajuan besar. kbc7

Bagikan artikel ini: