Sejumlah perusahaan di AS ramai-ramai PHK akibat perang dagang

Jum'at, 10 Agustus 2018 | 18:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Element Electronic, Perusahaan perakit televisi asal Carolina Selatan, berencana memberhentikan hampir seluruh pekerjanya yang berjumlah 126 orang karena adanya kebijakan tarif administrasi yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap China.

Perusahaan dikabarkan tak hanya memangkas jumlah tenaga kerja, tetapi juga berencana menutup pabrik di kota Winnsboro.

Perusahaan mengatakan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penutupan pabrik adalah akibat langsung dari kebijakan tarif AS atas barang yang diimpor dari China, termasuk komponen penting yang digunakan Elemen untuk merakit televisi.

PHK akan dimulai pada Oktober 2018. Pada akhir tahun, sebanyak delapan pejabat perusahaan akan mengundurkan diri.

Dalam akun Twitternya, Element mengatakan perusahaan berupaya untuk menghapus komponen suku cadang dari daftar tarif, dan berharap dapat menghindari penutupan pabrik.

Dalam pengumumannya, pihaknya mengatakan pabrik bisa dibuka kembali dalam tiga hingga enam bulan. Namun, perusahaan menolak berkomentar lebih lanjut.

Kantor Perwakilan Dagang AS, yang menangani permintaan pengecualian terhadap tarif China, belum memberi tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Pada Juli, pemerintah AS memberlakukan tarif 25 persen terhadap impor China senilai US$34 miliar. Negeri Tirai Bambu yang menuduh Amerika Serikat melakukan penindasan perdagangan, telah membalas dengan mengenakan tarif atas barang-barang Negeri Paman Sam dengan nilai yang sama.

AS berencana menambah tarif tambahan atas produk asal China senilai US$16 miliar yang akan berlaku pada 23 Agustus 2018. kbc10

Bagikan artikel ini: