The Grand Kenjeran rilis cluster Pinewood, rumah tiga lantai mulai Rp3,5 miliar

Minggu, 12 Agustus 2018 | 22:20 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kalangan pengembang properti rupanya mulai melirik wilayah Surabaya Timur sebagai lokasi ekspansi usahanya. Selain pasarnya yang potensial, juga karena masih banyaknya lahan yang bisa dikembangkan untuk proyek hunian.

Seperti yang dilakukan PT Babatan Kusuma Jaya, pengembang perumahan The Grand Kenjeran yang meluncurkan cluster barunya, Pinewood. Ini merupakan cluster dengan rumah tapak (landed house) yang menyasar segmen menengah atas.

Marketing Director PT Babatan Kusuma Jaya, Ivana Tantoyo mengatakan, The Grand Kenjeran merupakan pengembangan dari proyek yang sudah lama berdiri di kawasan tersebut, yakni Kenjeran Indah.

"Jadi kami sebenarnya pemain lama, namun sekarang tampil baru dengan konsep dan desain yang kekinian," katanya di sela launching cluster Pinewood di The Grand Kenjeran Surabaya, Minggu (12/8/2018).

Dipaparkannya, luas lahan yang dimiliki untuk proyek The Grand Kenjeran sebesar 30 hektare. Selain landed house, di kawasan ini juga akan dikembangkan area komersial, CBD Point Area, club house, hingga hunian vertikal alias high rise.

"Cluster Pinewood ini merupakan pengembangan proyek di The Grand Kenjeran yang sudah kami buka sejak 2012. Untuk cluster ini kami siapkan lahan seluas 5 hektare dengan 210 unit rumah yang semuanya tiga lantai dengan harga mulai Rp 3 miliar per unit," jelas Ivana.

Namun demikian, pihaknya baru membuka penjualan sebanyak 100 unit pada tahap satu ini yang sudah dilakukan pre-sale pada akhir tahun 2017 lalu. Dari jumlah tersebut, hingga kini sudah terjual 20 persen.

Pihaknya optimistis pada tahun depan unit yang dipasarkan di tahap satu ini bisa habis terjual. Keyakinan itu karena pihaknya menawarkan beragam keunggulan pada bangunan rumah serta kawasan di The Grand Kenjeran.

Selain kualitas bangunan yang terbaik, desain yang diterapkan di setiap rumah berbeda dengan rumah-rumah lain di kelasnya yang selama ini ditawarkan pengembang lain.

"Kami menerapkan konsep dan desain di proyek kami ini didasarkan pada masukan konsumen. Selain desain rumah yang mengadopsi dari bangunan di luar negeri, juga fasilitas yang belum ada atau belum pernah ditemui di proyek lain di Surabaya," ujarnya.

Cluster Pinewood sendiri memilikki sejumlah pilihan tipe rumah tiga lantai, mulai LT 108/LB 214, LT 126/LB 238, LT 144/LB 258, dan LT 162/LB 300.

Direktur Operasional PT Babatan Kusuma Jaya, Rocky Tanudjaja menambahkan, kawasan Surabaya Timur memiliki potensi pasar yang cukup besar. Karena rata-rata segmen masyarakat di daerah tersebut adalah menengah atas, yang sesuai dengan yang dibidiknya.

"Sementara pilihan properti baru di Surabaya Timur masih minim. Pengembang rata-rata memilih kawasan Surabaya Barat. Jadi kami sangat optimis dengan pasar di sini," ujarnya.

Sementara itu terkait akses, meski saat ini gerbang utama masih ada satu yakni ke Jalan Raya Kenjeran, namun pihaknya tengah melakukan proses pembebasan untuk akses gerbang ke kawasan Jalan Ir Soekarno atau Middle East Rig Road (MERR) Surabaya.

Terkait program promo saat ini, pengembang The Grand Kenjeran menawarkan beragam gimmick, mulai diskon harga 2 persen, angpao hingga Rp 15 juta, serta pilihan cicilan uang muka atau DP hingga 12 kali, dan beragam tambahan bonus diskon lainnya.

"Kami menggandeng sejumlah bank untuk mendukung KPR kami, seperti BCA, Bank Mandiri, MayBank, NISP, serta UOB," pungkas Rocky. kbc7

Bagikan artikel ini: