Bursa saham Indonesia hancur-hancuran, hari ini terburuk di Asia

Selasa, 14 Agustus 2018 | 17:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini Selasa (14/8) melemah 91,3 poin (1,56 persen) ke level 5.769,8. Pelemahan IHSG sore ini menjadi yang terburuk dibandingkan bursa saham di Asia. 

Pelemahan IHSG dipicu data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mencatat selama kuartal kedua 2018, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 80,6 triliun, naik 32,1 persen dari Rp 61,0 triliun pada periode yang sama tahun 2017. Sementara penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 95,7 triliun, turun 12,9 persen dari Rp 109,9 triliun pada periode yang sama tahun 2017.

Adapun pertumbuhan investasi kuartal II-2018 yang mencapai Rp 176,3 triliun mengalami perlambatan hanya tumbuh 3,1 persen dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar Rp 170,9 triliun. Pertumbuhan itu juga melambat dibandingkan capaian kuartal kedua 2017 terhadap kuartal kedua 2016 sebesar 12,7 persen.

Kelompok 45 saham unggulan indeks LQ-45 turun 20,1 poin (2,82 persen) ke level 903,1. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung Jakarta Islamic Index (JII) melemah 19,8 poin (3,10 persen) menjadi 620,6.

Perdagangan hari ini tercatat dengan volume 102,838 miliar saham senilai Rp 8,182 triliun. Sebanyak 113 saham menguat, 285 saham melemah, dan 109 saham stagnan.

Mayoritas pergerakan sektor saham melemah dengan penurunan terdalam saham sektor aneka industri sebesar 3,28 persen disusul manufaktur sebesar 2,82 persen. Sementara sektor saham yang menguat hanya sektor agri sebesar 0,71 persen. kbc1

Bagikan artikel ini: