Pelindo III dan ITDC peringati kemerdekaan dengan bantu korban gempa Lombok

Jum'at, 17 Agustus 2018 | 20:10 WIB ET

LOMBOK, kabarbisnis.com: PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) dan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) memperingati HUT Ke-73 Republik Indonesia di Terminal Gilimas, Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (17/8/2018). Upacara tersebut diikuti oleh Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, pegawai sejumlah instansi pemerintah daerah, serta dari BUMN dan BUMD setempat.

CEO Pelindo III Ari Askhara yang bertugas sebagai inspektur upacara, mengungkapkan, terkait bencana alam yang baru melanda bumi Nusa Tenggara Barat khususnya Pulau Lombok. “Bencana yang menimpa saudara kita di Lombok, tentunya seluruh rakyat Indonesia merasakan duka yang mendalam. Seluruh elemen bangsa, Sabang hingga Merauke, dari Miangas sampai Rote berdoa agar derita ini segera sirna. Kita juga melihat seluruh elemen masyarakat Indonesia bergotong-royong hadir dengan memberikan bantuan langsung maupun menyalurkan sumbangsih baik moril maupun materiil agar roda perekonomian daerah dapat bangkit serta tumbuh seperti sediakala. Inilah modal besar serta spirit kebersamaan bangsa Indonesia, yang harus tetap dijaga serta dipertahankan dan makin dilestarikan,” katanya.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer juga menambahkan, bahwa melalui program BUMN Hadir Untuk Negeri, BUMN menunjukkan komitmennya untuk bersinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menumbuhkan rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air Indonesia. "Khususnya ketika sebagian dari bangsa ini menghadapi peristiwa sulit seperti bencana gempa di Lombok, NTB, ini,” ungkapnya.

Pada rangkaian upacara tersebut juga disampaikan secara simbolis bantuan dari Program Bina Lingkungan BUMN Hadir Untuk Negeri (tanggung jawab sosial/CSR) Pelindo III dan ITDC. Bantuan tersebut berupa pembangunan MCK sebanyak 50 bilik, 50 unit elektrifikasi rumah tangga, perbaikan jembatan, 250 paket sembako murah, beasiswa kepada masing-masing 5 orang dari SD, SMP, dan SMA senilai Rp 5 juta per siswa, perbaikan gedung SD, penyediaan 2 sarana air bersih, bedah rumah, dan pembuatan taman baca. Kemudian untuk penyaluran bantuan bencana korban gempa Lombok senilai Rp 120 juta berupa 200 buah selimut, 100 buah tikar, 25 buah tenda, 200 kardus mi instan, 300 kardus air mineral, 100 kardus biskuit, 200 kardus kopi, 26 kardus susu, 100 kilogram, serta penyiapan fasilitas dermaga untuk bongkar kargo dari luar, serta bersama KSOP melaksanakan penyiapan kapal untuk evakuasi pengungsi.

Peringatan HUT ke-73 RI tahun 2018 bertajuk “Kerja Kita Prestasi Bangsa”. Tema tersebut istimewa bagi Indonesia karena selain bertepatan dengan 73 tahun Kemerdekaan RI, kita juga menyambut ajang Asian Games XVIII di mana Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah 56 tahun. Terdapat dua tema utama yang bersinergi yaitu “energi” dan “kerja”. Energi yang berarti sumber semangat (secara internal) memancar keluar (secara eksternal) titik fokus. Kerja memiliki arti selalu bergerak/aktif. Tema energi diambil dari identitas Asian Games XVIII yaitu “The Energy of Asia”. Sementara tema kerja merupakan cerminan semangat pemerintahan selama 4 tahun terakhir untuk perubahan yang lebih baik.

"Tema energi dan kerja diharapkan dapat memberikan dampak kepada masyarakat Indonesia agar terciptanya semangat dalam bekerja bersama membangun negeri dan semangat untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi dunia," ujar Ari Askhara lagi, yang juga menjabat sebagai koordinator BUMN dalam mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Merayakan Peringatan Kemerdekaan HUT ke-73 RI bersama masyarakat menjadi momentum kepedulian BUMN yang hadir untuk turut membangun negeri, tidak hanya di bidang perekonomian, tetapi juga di bidang sosial. Sehingga manfaat kehadiran BUMN langsung dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia,” tutur Vice President Corporate Communication Pelindo III, Lia Indi Agustiana.kbc6

Bagikan artikel ini: