Bangun pabrik baru, Mayora rogoh kocek Rp600 miliar

Rabu, 22 Agustus 2018 | 08:44 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Mayora Indah Tbk (MYOR) berencana membeli aset tanah yang berada di Balaraja, Banten yang saat ini dimiliki oleh PT Tedjopratama Mandirigemilang dan PT Lubuk Permata.

Tanah ini dimaksudkan untuk menunjang rencana perusahaan dalam mendirikan pabrik untuk menambah 3 line produk biskuit dan 15 line produk wafer.

Sekretaris Perusahaan MYOR, Yuni Gunawan mengungkapkan bahwa biaya yang dianggarkan untuk perluasan sarana produksi ini sebesar Rp 600 miliar dan diharapkan dapat selesai tahun depan.

"Sumber dananya dari pinjaman bank dan kas internal untuk bangun pabrik dan tambah line produksi biskuit dan wafer. Peningkatan kapasitas produksi dengan adanya pabrik baru belum bisa diumumkan tunggu saja waktunya. Rencana pembangunan pabrik baru tersebut dilakukan karena makin meningkatnya permintaan atas produk biskuit dan wafer Mayora," jelasnya, beberapa waktu lalu.

Yuni bilang, tahun ini MYOR menargetkan ekspor bisa meningkat sampai 45%. "Kami selalu berusaha agar penjualan lokal seimbang dengan penjualan eksport. Target ekspor kami pada tahun 2018 ini setidaknya dapat mencapai 45% dari total penjualan seluruhnya," imbuhnya.

Sedangkan untuk sisi pendapatan, Yuni bilang MYOR menargetkan pendapatan di tahun 2018 sebesar Rp. 22,9 triliun atau naik 10,3% dari Rp 20,817 triliun di akhir tahun lalu.

Dari sisi laba bersih, MYOR menargetkan kenaikan sebesar 5,2% menjadi Rp 1.716 triliun dari Rp 1.631 triliun pada akhir tahun sebelumnya. kbc10

Bagikan artikel ini: