Pelindo III borong 11 penghargaan dari Menhub

Selasa, 18 September 2018 | 07:50 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com:  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan 11 penghargaan pelayanan prima kepada Pelindo III dari 147 penghargaan pelayanan prima sektor transportasi yang diserahkan Menhub kepada para insan transportasi Indonesia di Jakarta.

Penghargaan tersebut diserahkan Menhub pada puncak perayaan Hari Perhubungan Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 September. “Penghargaan ini merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi layanan transportasi baik di darat, laut, maupun udara agar layanannya lebih baik lagi,” terang Budi Karyadi dalam siaran pers yang ditwrima kabarbisnis.com, Surabaya, Senin (17/9/2018).

Sementera itu Human Capital and General Affair Director Pelindo III Toto Heliyanto mengaku puas terhadap penghargaan pelayanan prima yang diraih oleh perseroan. Menurutnya penghargaan ini merupakan wujud dari komitmen Pelindo III untuk senantiasa melayani para pengguna jasa dan masyarakat dengan layanan terbaik. 

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Toto.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan buah kerja keras setiap insan Pelindo III yang sesuai dengan nilai-nilai budaya korporasi.  Untuk itu pihaknya mengatakan akan terus memacu para insan Pelindo III untuk terus berinovasi untuk meningkatkan layanan bagi masyarakat.

VP Corporate Communication Pelindo III R.Suryo Khasabu merinci penghargaan pelayanan prima yang diterima oleh Pelindo III.  Menurutnya ada 2 kategori penghargaan yang diterima oleh Pelindo III yakni Penghargaan Prima Utama dan Penghargaan Prima Madya.  Penghargaan Prima Utama diraih oleh Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal Penumpang Pelabuhan Banjarmasin, Terminal Petikemas Surabaya, Pusat Pelayanan Satu Aatap Tanjung Perak, Terminal Petikemas Pelabuhan Banjarmasin dan Terminal Teluk Lamong.

Selanjutnya Penghargaan Prima Madya diraih oleh Pusat Pelayanan Satu Atap Pelabuhan Banjarmasin, BJTI Port, Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Terminal Petikemas Semarang, dan Terminal Penumpang Pelabuhan Benoa.

“Penilaian dilakukan langsung oleh tim dari Kementerian Perhubungan melalui beberapa aspek seperti aspek kebijakan pelayanan, aspek profesionalisme SDM, aspek sarana prasarana pelayanan publik, aspek sistemm informasi pelayanan publik, aspek konsultasi dan pengaduan, sera aspek inovasi dan prestasi,” pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: