Perkuat kelistrikan Jember, PLN bangun tower SUTT 150 KV di Puger dan Arjasa

Senin, 24 September 2018 | 17:26 WIB ET
(KB/Purna Budi N)
(KB/Purna Budi N)

JEMBER, kabarbisnis.com: Upaya penguatan sistem kelistrikan Jawa Timur terus ditingkatkan oleh PT PLN Persero. Guna memperkuat keandalan listrik area jember, maka PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (JBTB) II melakukan pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV di daerah Arjoso dan Jember Selatan (Puger). 

Manager PT PLN UPP RING JBTB II, Indrayoga Suharto mengatakan bahwa pembangunan tower SUTT 150 KV itu dipicu oleh proyeksi besarnya kebutuhan listrik di kedua daerah tersebut pada beberapa tahun kedepan. 

Ia mengatakan, bahwa beberapa tahun terakhir ini industri di wilayah Puger dan Arjasa mengalami perkembangan pesat, dan juga banyak pelanggan tegangan tinggi seperti pabrik semen yang beroperasi di sana, perumahan juga banyak berkembang.

“Selain itu, jarak dari Gardu Induk (GI) ke pelanggan jauh, maka tegangan listrik menjadi drop, sehingga dibutuhkan booster atau saluran baru. Untuk itulah kemudian PLN melakukan penguatan jaringan kelistrikan di Arjasa dan Puger,” terang Indrayoga di Jember, Minggu (23/9/2018).

Untuk pembangunan tower SUTT 150 KV di Puger, PLN akan melakukan pemotongan dari transmisi dari Lumajang ke Jember dengan mendirikan 78 tower dari Tanggul hingga Puger. Sementara untuk SUTT di Arjasa akan memotong jaringan transmisi dari Lumajang ke Jember dengan membangun 23 tower. Selain membangun tower SUTT 150 KV, PLN UIP JBT II juga akan membangun Gardu Induk (GI) di daerah Puger, Arjasa dan Tanggul. 

“Sebagian besar proyek sudah masuk tahap pembebasan lahan. Untuk SUTT 150 KV puger, GI Puger dan GI tanggul kami target selesai pada September 2019, sementara untuk SUTT 150 KV Arjasa dan GI Arjasa kami targetkan selesai pada Februari 2020,” terangnya. 

Terkait investasi yang dibutuhkan, Indrayoga mengatakan cukup besar. Untuk penguatan jaringan kelistrikan di Puger kami perkirakan akan mencapai sekitar Rp 60 miliar. Dan untuk penguatan jaringan kelistrikan di wilayah Arjasa kami perkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 35 miliar hingga Rp 40 miliar.kbc6

Bagikan artikel ini: