Rupiah kian lemah lunglai, sentuh level Rp15.156 per dolar AS

Kamis, 04 Oktober 2018 | 12:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) terus melemah pada perdagangan Kamis (4/10/2018) hari ini. Bahkan, nilai tukar melewati level psikologis Rp 15.100-an per USD.

Mengutip data Bloomberg, pagi ini Rupiah dibuka di level Rp 15.120 per USD atau melemah dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 15.075 per USD. Setelah itu, Rupiah masih terus bergerak melemah hingga menyentuh level Rp 15.156 per USD.

Sebelumnya, ekonom Faisal Basri menyebut bahwa penyebab utama pelemahan Rupiah di tahun 2018 adalah kaburnya dana asing hingga USD 20 miliar dari Indonesia pada tahun 2017 silam. Dana tersebut merupakan repatriasi dari keuntungan perusahaan-perusahaan asing yang ada di Indonesia.

"Usaha di Indonesia ini keren banget. FDI (Foreign Direct Investment) datang ke Indonesia untungnya itu banyak. Tapi untungnya itu kan mereka bawa pulang kan," kata Faisal dalam sebuah acara diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/10).

Faisal mengungkapkan, di tahun 2017 saja, asing membawa pulang keuntungan yang berhasil mereka dapatkan di Indonesia hingga USD 20 miliar.

"Yang mereka bawa pulang itu USD 20 miliar, jadi sumber Rupiahnya memburuk itu bukan karena impornya naik, iya itu penyebab, impor minyak juga naik iya itu penyebab, tapi penyebab utamanya adalah repatriasi laba perusahaan asing di Indonesia USD 20 miliar," tegasnya.

Dia menjelaskan, angka repatriasi tersebut jauh lebih besar dibanding defisit impor migas sebesar USS 11 miliar. Oleh karena itu, Faisal menyarankan pemerintah untuk segera membuat aturan tegas mengenai batas repatriasi. kbc10

Bagikan artikel ini: