BKF akui pelemahan rupiah pengaruhi anggaran negara

Jum'at, 05 Oktober 2018 | 00:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Kebijakan Fiskal  Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu)  mewaspadai dan memonitor pelemahan rupiah yang terjadi beberapa Minggu terakhir. Pada Kamis, nilai tukar rupiah (4/10/2018) terhadap dolar Amerika Se3rikat (AS) sudah berada pada level Rp 15.186.

Kepala BKF Suahasil Nazara mengaku pelemahan rupiah dapat berdampak besar terhadap anggaran belanja negara dan penerimaan negara. “Kami tentu memonitor rupiah karena berdampak kepada anggaran, tapi dampak ke anggaran terus dilihat oleh kementerian dari waktu ke waktu. Setiap kali rupiah melemah, penerimaan tentu meningkat dan belanja juga meningkat,” ujar Suahasil di Jakarta, kemarin.

Namun Suahasil menyebut dampak tersebut masih dapat diantisipasi dan dikelola pemerintah. Tak hanya itu, Suhasil menyebut pelemahan rupiah tidak hanya mempengaruhi anggaran, tapi keseluruhan fundamental ekonomi.

“Ada dampak ke ekspor, biasanya secara teori, setiap kali rupiah melemah, ekspor akan mendapat peningkatan daya saing, tapi di saat yang bersamaan impor akan lebih mahal” tambah Suahasil.kbc11

Bagikan artikel ini: