Agar efisien, produsen kopi orientasi ekspor ini gunakan gas alam PGN

Senin, 08 Oktober 2018 | 23:08 WIB ET

PASURUAN, kabarbisnis.com: PT Supresso terus mengembangkan sayap bisnisnya di sektor pengolahan kopi. Guna mendapatkan efisiensi di sisi produksi, Grup Produsen kopi bubuk yang mulai merambah pasar ekspor ini kembali mempercayakan energi baik gas bumi untuk plant-nya di Purwosari Pasuruan.

Di pasar domestik, PT Supresso Global Indonesia (Indraco Group) yang berlokasi di Bambe, Driyorejo, Gresik. Telah lama memasarkan kopi bubuk dengan brand Tugu Buaya, Rasa Sayang dan Uang Emas. Kini, Brand Supresso dilahirkan untuk pasar ekspor.

Brand Supresso merupakan pengembangan kami, diproduksi di Purwosari Pasuruan (lokasi pengembangan pabrik baru) dengan peningkatan sesuai standar mutu pangan ISO 22000, untuk memenuhi pasar ekspor ke negara tujuan.

Di pengembangan plant baru ini, perusahaan Holding dari Indraco Group tersebut kembali mempercayakan energi baik gas bumi PGN untuk proses produksinya, dengan kontrak awal sebesar 10.000 hingga maksimum 50.000 m3. Di masa mendatang, Plant Purwosari akan memperluas areanya dengan tambahan beberapa alat produksi.

Sales Head PGN Area Pasuruan Agus Mustofa Hadi mengatakan bahwa PT. Supresso Global Indonesia berlangganan gas bumi PGN dengan skema Sharing Investasi. Sharing Investasi adalah salah satu pilihan bagi calon pelanggan, apabila proses menjadi pelanggan secara normal yaitu investasi penuh oleh PGN, tidak dapat terpenuhi karena Volume gas yang dibutuhkan calon pelanggan belum besar pada awalnya atau investasi PGN belum memenuhi kelayakan.

“Dalam Sharing investasi ini, PGN menyediakan material pipa, valve, fitting dan MRS, sedangkan Supresso membiayai konstruksi pemasangannya,” ujarnya Pasuruan, Senin (8/10/2018).

Ditegaskan oleh Agus Mustofa, sistem Sharing Investasi ini membuka kesempatan bagi calon pelanggan untuk berlangganan, tanpa khawatir dengan Volume minimum yang harus dipenuhi pelanggan.kbc6

Bagikan artikel ini: