Gempa di Jawa Timur, Pertamina pastikan operasional aman

Kamis, 11 Oktober 2018 | 10:32 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pertamina pastikan operasional di sejumlah Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara aman pasca gempa bumi dengan kekuatan magnitudo M6,4 yang mengguncang wilayah Jawa Timur pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.44 WIB.

Gempa berkekuatan M6,4 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG dampaknya dapat dirasakan di seluruh wilayah Jawa Timur, meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto. Selain itu, gempa juga dirasakan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Pertamina memastikan kondisi sarana dan fasilitas di sejumlah TBBM dan DPPU aman dan masih beroperasi normal pasca gempa tersebut. Adapun TBBM yang paling dekat dengan titik gempa Jawa Timur adalah TBBM Camplong di Sampang dan TBBM Tanjung Wangi di Banyuwangi. Sedangkan sejumlah DPPU di wilayah Jawa Timur dipastikan dalam kondisi aman dan normal pasca gempa.

Unit Manager Communication & CSR Jatimbalinus, Rifky Rakhman Yusuf mengatakan Pertamina tetap beroperasi secara normal untuk melaksanakan kegiatan distribusi BBM kepada masyarakat di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

“Setelah gempa terjadi, tim Pertamina cepat merespon untuk melakukan pengecekan sejumlah sarana dan fasilitas yang berada di TBBM dan DPPU. Tidak ada kerusakan dan semuanya berjalan secara normal pada hari ini” pungkas Rifky. kbc6

Bagikan artikel ini: