Apresiasi Indo Agro Expo, La Nyalla: Kinerja agribisnis wajib dipacu

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 18:12 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur (Jatim) La Nyalla Mahmud Mattalitti memberikan apresiasi kepada semua semua pihak atas terselenggaranya eksibisi Indo Agro - Indonesia Agriculture, Fishery, Livestock and Plantation International Expo di Banyuwangi, 11-16 Oktober 2018. Ajang yang digelar dalam rangkaian IMF-World Bank Annual Meetings itu bisa ikut memperkenalkan produk pertanian Jawa Timur, sehingga bisa membuka pasar yang lebih luas.

“Kita sangat berharap upaya IndoAGRO Expo kali ini akan lebih banyak mengenalkan keragaman dan kemampuan produksi sektor pertanian kepada para delegasi Annual Meetings IMF-World Bank 2018, sehingga akan berdampak nyata pada kinerja ekspor sektor pertanian Jawa Timur khususnya dan nasional pada umumnya,” kata La Nyalla.

La Nyalla mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara Yayasan Kedaulatan Pangan Nusantara (YKPN) dengan komitmen dan kontribusinya membantu petani dan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

La Nyalla menegaskan, peningkatan kinerja sektor agribisnis perlu terus ditingkatkan. Hal ini guna  lmemperkuat ketahanan pangan nasional.

“Selain untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, ini juga untuk pemenuhan substitusi impor produk agribisnis dan meningkatkan kinerja ekspor sektor pertanian nasional,” tegas La Nyalla.

Karena menurut data Badan Pusat Statistis (BPS) Jatim, ekspor sektor pertanian pada periode Januari - Juli 2018 mengalami penurunan sebesar -7,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017.

Ia juga yakin bahwa penyelenggaraan acara yang bertepatan dengan event Annual Meetings IMF-World Bank 2018, akan sangat bermanfaat baik bagi petani serta industriawan di sektor agribisnis (pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan). 

“Kadin Jawa Timur juga secara aktif mendukung dan terlibat dalam penyelenggaraan IndoAGRO International Expo 2018 kali ini baik dari sisi kepesertaan maupun pelaksanaan forum-forum B2B, karena kegiatan ini sejalan dengan Prioritas Pembangunan Pemerintah Jawa Timur dan upaya Kadin Jawa Timur dalam mengembangkan Agroindustri dan Agrobisnis di Jawa Timur, yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian dan daya saing Jawa Timur secara keseluruhan,” tegasnya. 

Bersamaan dengan pameran agribisnis ini, juga akan diluncurkan Solusi Bisnis Agro 4.0 bernama Algrisz yang merupakan solusi agrobisnis dan industri dengan teknologi IT berbasis blockchain dan sharing economy.

Bagikan artikel ini: