Rumah sakit syariah mulai dikembangkan, ini dia keunggulannya

Rabu, 17 Oktober 2018 | 08:57 WIB ET

YOGYAKARTA, kabarbisnis.com: Kesadaran masyarakat dan pemerhati medis di Indonesia untuk menerapkan pengobatan yang sesuai syariah memang mulai meningkat. Terlebih, rumah sakit syariah memiliki keunggulan-keunggulan tersendiri.

Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah bekerja sama mewujudkan sertifikasi rumah sakit syariah di Indonesia.

Kondisi itu memang membuka lebar kesempatan bagi semua rumah sakit untuk menerapkan prinsip-prinsip syariah dan mendapatkan sertifikasi syariah. Baik rumah-rumah sakit pemerintah maupun swasta.

Ketua Umum PP MUKISI, Masyhudi menuturkan, rumah sakit syariah memang memiliki banyak persyaratan. Tidak kurang 51 persyaratan standar dan 173 elemen menjadi penilaian sertifikasi rumah sakit syariah.

"Misalnya, terkait sistem keuangan rumah sakit syariah ini harus ada akad syariah, seperti ijarah, mudharabah, murabahah," kata Masyhudi melalui website resmi MUKISI.

Hal itu menjadi keunikan tersendiri rumah sakit syariah dalam menjalankan pengelolaan rumah sakitnya. Kemudian, dalam pelayanan, rumah sakit syariah sudah harus menggunakan prinsip syariah.

Misalnya, pemasangan kateter sesuai gender, atau pemakaian hijab bagi perempuan yang akan dikunjungi dokter laki-laki. Bahkan, laundry harus menggunakan prinsip syariah.

Kehadiran rumah sakit syariah ini tentunya akan membuat umat Islam, secara khusus, akan merasa lebih aman. Artinya, mereka tidak perlu lagi risau soal pengobatan yang dijalani karena sudah sesuai prinsip syariah dan tersertifikasi. kbc10

Bagikan artikel ini: