Kembali dari Sulteng, Tim Tanggap Bencana PTPN telah layani lebih dari seribu pasien

Kamis, 18 Oktober 2018 | 07:56 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Tim tanggap bencana Holding Perkebunan Nusantara yang diberangkatkan dari Surabaya ke Sulawesi Tengah pada awal Oktober lalu telah kembali ke Surabaya. Sedikitnya, mereka telah menangani lebih dari 1.000 pasien korban bencana gempa saat berada di sana.

Koordinator Tim Medis Holding Perkebunan Nusantara, Achmad Zain Wahyudi mengatakan bahwa selama sepekan di lokasi bencana timnya sudah menangani 1.196 pasien di lima posko. Dari seluruh pasien yang ditangani, keluhan kesehatan yang paling banyak adalah Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) menjadi keluhan terbanyak warga korban gempa.

“Sambutan warga Palu sungguh luar biasa terhadap kedatangan tim kami, kami berterima kasih karena telah diterima dengan baik. Dan dark seluruh pasien yang kami tangani, 19,2 persen pasien terkena ISPA sisanya dermatitis, dan penyakit generatif lainnya seperti hypertensi hingga diabetes," ujar Achmad saat penyambutan kedatangan Tim Tanggap Bencana di Surabaya.

 

Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa saat Tim datang, kondisi masih ada gempa susulan, aliran listrik masih padam, ditambah lagi hujan sudah turun. “Kami bagi tim menjadi tiga dan bertugas bergantian, satu tim pelayanan medis di posko pusat yakni daerah Donggala Kodi, dua tim menyebar ada yang bantu rumah sakit dan satu tim menjangkau pengungsi yang belum tersentuh bantuan terutama medis. Beberapa ada yang sudah masuk tapi kurang lengkap tenaga dokter atau obatnya" terangnya.

 

Pihaknya juga menyatakan kesediaanya bila ada penugasan kembali oleh Holding Perkebunan Nusantara. " Kami siap bila tim ini dijadikan semacam tim disaster oleh Holding dan ditugaskan kembali untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Tentunya kedepan kami berharap juga dibekali dengan pelatihan yang lebih memadai,” ujarnya.

Direktur Utama PTPN X, Direktur Komersil PTPN X, Direktur Komersil PTPN XI dan perwakilan manajemen rumah sakit masing-masing dari ketiga PTPN di Jawa Timur juga melaporkan kegiatan selama di Palu Sulawesi Tengah.

"Tetapi ketika masuk info bahwa tim sudah bisa masuk dan membuka posko membuat kami tenang. Kami atas nama perusahaan, sangat bangga kepada tim karena ini merupakan wujud nyata BUMN hadir untuk negeri, memberikan kontribusi kepada masyarakat " ucap Dwi Satrio Anurogo Direktur Utama PTPN, Rabu (17/10/2018).

Senada dengannya, Sucipto Prayitno Direktur Komersil PTPN XI mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan apresiasi kepada tim tanggap bencana alam.

"Kami memberikan apresiasi kepada tim, yang dengan sukarela membantu masyarakat Palu yang terkena musibah, serta atas kesolidan tim yang meski berasal dari tiga PTPN di Surabaya bisa kompak dalam menunaikan amanah," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: