Orang Surabaya dan Bandung ramai-ramai minati apartemen mewah Mastery by Crown Group

Senin, 22 Oktober 2018 | 23:14 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Masyarakat Indonesia akan diberi kesempatan untuk melakukan pembelian apartemen mewah di lokasi strategis di Sydney, Australia.

Hal ini menyusul rencana Crown Group untuk melaunching dan memasarkan proyek barunya, Mastery by Crown Group di Sydney ke pasar global pada 17 November 2018 mendatang.

GM Strategic & Corporate Communications Crown Group Indonesia Bagus Sukmana menjelaskan, dengan konstruksi yang dijadwalkan selesai pada tahun 2021, penjualan apartemen itu akan dilakukan di Jakarta,  Singapura, dan Hong Kong, dengan marketing gallery yang terletak di 30-36 O’Dea Avenue, Waterloo.

"Khusus untuk Indonesia, kita awalnya menargetkan akan ada transaksi sebesar 20 juta dolar AS khusus proyek ini. Namun ternyata animonya luar biasa, karena hingga kinii sudah ada 15 penginden melalui pemesanan NUP," jelasnya kepada wartawan di Surabaya, Senin (22/10/2018).

Menariknya, lanjut Bagus, ternyata dari peminat yang masuk, didominasi orang Surabaya dan Bandung.  Mereka selain investor juga sengaja membeli untuk anaknya yang sekolah atau kuliah di Australia.

"Maklum harga yang kami tawarkan relatif kompetitif, yakni untuk tipe studio dipatok $595.000, 1 bedroom $ 725.000, 2 bedroom $1,15 juta dan 3 bedroom $ 1,595 juta," ungkap Bagus.

Dengan kenyataan ini, pihaknya memperkirakan target untuk penjualan di Indonesia akan terlampaui,

Mastery by Crown Group akan terdiri dari 384 unit apartemen mewah, dengan fasilitas penghuni bergaya resor termasuk kolam renang tanpa batas yang menjorok di puncak menara, ruang olahraga dan ruang komunitas, serta area ritel di lantai dasar yang terdiri dari campuran restoran, kafe dan pertokoan.

Proyek ini dipelopori oleh kolaborasi 3 arsitek papan atas untuk proyek terbaru Crown Group, kawasan Waterloo di Sydney akan menjadi pionir mahakarya arsitektur untuk bersaing dengan kota-kota besar Iainnya di dunia, yang didorong oleh desain yang terinspirasi dari Jepang. 

Pertama kalinya di Dunia, Komisaris dan CEO Crown Grup, Iwan Sunito, berhasil mempertemukan dua arsitek superstar asal Jepang untuk memastikan bahwa Mastery by Crown Group akan semakin memperluas batas-batas desain modern yang sudah didorong sebelumnya melalui Waterfall by Crown Group di Waterloo dan Infinity by Crown Group di Green Square. 

Sosok legenda yang berbasis di Tokyo dan figur favorit Dezeen, Kengo Kuma, berkolaborasi dengan arsitek Jepang, Koichi Takada, yang lahir di Tokyo, tetapi berdomisili di Sydney, mendesain Menara C dengan 19 Iantai, yang merupakan ”permata” nya Mastery by Crown Group. 

"Kengo memiliki ide unik desain eksterior 'hutan susun' yang didominasi kayu untuk merevolusi cakrawala Waterloo, dengan kolam renang atap kantilever yang spektakuler, pusat kebugaran, spa, lounge bagi para penghuninya dan bioskop mini, memberikan fasilitas terbaik yang pernah ada dari setiap pengembangan apartemen di Sydney hingga saat ini, dengan interior menakjubkan hasil karya Takada." jelas Iwan Sunito.

Dikatakan,  Hutan kota adalah pusat dari tema bangunan yang menginspirasi ini, dirancang untuk menghubungkan para penghuninya dengan alam, dan menghidupkan salah satu keyakinan utama Kengo Kuma: ”Selalu ada hubungan antara alam dengan manusia; tetapi arsitektur yang baik tidak berusaha untuk memperbaiki alam sebaliknya, ia bergerak dengan alam, selalu membina dengan baik hubungan tersebut." 

"Tiga menara hunian Iain menampilkan bakat produktif dari Koichi Takada, sementara menara hunian kelima dan terakhir adalah dikerjakan oleh perusahaan asal Australia, Sylvester Fuller, menambahkan perspektif lokal yang unik untuk keseluruhan pembangunan." ungkapnya. 

Koichi berbagi visi dengan Iwan Sunito untuk mengubah Waterloo dari kawasan industri pinggiran yang tidak memiliki karakter menjadi sebuah oasis perkotaan yang hijau dengan budaya lokal yang dinamis ditambah gaya hidup resor bagi para penghuninya yang bahagia dan sehat di menara hunian yang dirancang secara organik yang menonjolkan keunikan dari kawasan tersebut. 

Mastery by Crown Group adalah proyek hunian teranyar dalam portofolio karya desain hunian Crown Group yang terus berkembang di Sydney, dan sekarang ditingkatkan dengan penambahan https://www.skyehotels.com.au/SKYE Hotel Suites di Paramatta dan kawasan CBD, sambil melihat kesempatan pengembangan baru di Brisbane dan Melbourne. 

Iwan Sunito telah memelopori tren yang sedang berkembang di Asutralia dengan menggandeng arsitek kelas dunia untuk proyek hunian maupun mixed-use skala menengah hingga besar, yang didorong oleh ambisinya atas inovasi dan kesempurnaan arsitektur, dengan keyakinan yang kuat akan potensi kawasan pinggiran kota seperti Waterloo menjadi pusat desain global. 

“Kami memiliki visi yang menarik untuk area kota ini yang dapat memperkaya daya tariknya sebagai tujuan gaya hidup. lnti dari transformasi ini adalah untuk membangun dan menumbuhkan komunitas baru di Waterloo, yang berfokus pada gaya hldup resor dan hubungan mendalam dengan alam, ”kata Sunito. 

lwan melanjutkan, untuk mencapai visi monumental ini, Pihaknya berkolaborasi dengan sosok Idolanya, arsitek asal Jepang yang sangat dihormati, Kengo Kuma pada proyek hunian pertamanya di sini. 

"Sebuah kehormatan besar bagi semua anggota Crown Group. Kami juga senang dapat kembali bekerja sama dengan arsitek lokal yang genius, Konchi Takada, kolaborator kami dalam berbagai proyek yang terbukti sukses. ” ungkapnya. 

Mastery by Crown Group terdiri dari lima menara hunian; yang tertinggi adalah menara setinggi 19 lantai yang dirancang oleh Kengo Kuma and Associates.

Empat menara hunian sisanya termasuk tiga yang dirancang oleh Arsitek Koichi Takada dan satu oleh Silvester Fuller. kbc7

Bagikan artikel ini: