Pacu kinerja UKM, BTPN kenalkan program 'BTPN Mitra Bisnis'

Kamis, 01 November 2018 | 14:32 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Usaha Kecil Menengah (UKM) menjadi sektor yang digadang-gadang mampu menyelamatkan Indonesia dari krisis ekonomi layaknya di tahun 1998. Untuk itu, perlu adanya campur tangan perbankan untuk bantu mereka mendapatkan pendanaan.

Dan sebagai bank yang memiliki visi mengubah hidup jutaan rakyat Indonesia, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) memiliki komitmen membantu pertumbuhan bisnis UKM dengan inovasi mereka, BTPN Mitra Bisnis. 

Head of Business Banking BTPN Steffano Ridwan menjelaskan, BTPN Mitra Bisnis adalah unit usaha yang dirancang khusus untuk melayani berbagai kebutuhan dari para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) melalui solusi keuangan yang dapat diandalkan, pengembangan kapasitas usaha, dan pembukaan akses ke pasar yang lebih luas.

BTPN Mitra Bisnis hadir dengan berbagai produk dan layanan perbankan untuk kebutuhan usaha modal kerja dan investasi usaha nasabah. Selain pembiayaan, BTPN Mitra Bisnis juga hadir dengan dukungan solusi nonkeuangan untuk membantu nasabah mengembangkan kapasitasnya dalam menjalankan usaha yang termasuk dalam Program Daya. 

“Program Daya merupakan  program pemberdayaan yang berkelanjutan dan terukur dari BTPN untuk meningkatkan kapasitas nasabah,” ujarnya saat Entrepreneur Networking Forum dengan tema Outlook Ekonomi 2019: Peluang UMKM di Era Digital dan Tantangan Tahun Politik, Surabaya, Kamis (1/11//2018).

Untuk mendukung proses bisnis yang berorientasi pada kebutuhan serta kenyamanan nasabah, BTPN Mitra Bisnis juga memanfaatkan platform digital. Sejak April 2018, BTPN Mitra Bisnis memperkenalkan platform digital berbasis web disebut AksesBisnis@BTPN. Melalui Akses Bisnis, nasabah BTPN Mitra Bisnis dapat melakukan transaksi dimanapun dan kapanpun melalui browser pada masing-masing komputer atau laptop nasabah.

“Akses Bisnis merupakan bentuk layanan nasabah untuk bertransaksi dengan nilai limit lebih besar secara digital tanpa harus melalui kantor cabang. Platform digital ini diharapkan dapat membantu mitra pelaku UKM mengembangkan usaha mereka lebih efektif dan pada gilirannya mereka dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tukas Steffano.

Pada kesempatan yang sama, Ekonom INDEF Bhima Yudhistira Bhima juga optimistis di tengah era digital dan tantangan tahun politik, sektor UMKM dapat tumbuh lebih tinggi. Adanya platform perdagangan digital atau e-commerce turut membantu pemasaran produk-produk UMKM.

Sedangkan adanya transportasi online juga memudahkan proses distribusi UMKM hingga ke level daerah mulai dari antar makanan hingga jual beli barang sekarang makin cepat dan murah. “Jadi kita harus memandang ekonomi di 2019 dengan rasa optimistis. Event politik justru membawa banyak peluang bisnis, yang terpenting terus inovatif dan jeli membaca situasi, ” pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: